Kompas.com - 15/09/2016, 10:38 WIB
Ikan salmon ShutterstockIkan salmon
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Ikan laut dalam yang berlemak termasuk dalam deretan makanan fungsional karena manfaatnya yang besar dalam mencegah dan mengatasi gangguan terkait jantung dan otak.

Kendati begitu, konsumsilah ikan sesuai anjuran. Penelitian mengungkap, konsumsi berlebihan justru akan memicu penyakit diabetes tipe dua.

Minyak ikan yang terdapat dalam ikan salmon atau makarel merupakan sumber omega-3 yang dapat meningkatkan kekuatan otak, menjaga jantung sehat, dan mengurangi peradangan di otak, sistem jantung dan pembuluh darah, serta sel-sel tubuh lainnya.

Para ahli merekomendasikan konsumsi ikan laut dalam empat kali seminggu atau sekitar 140 gram sekali makan. Ini karena ikan juga mengandung polutan, walau jumlahnya rendah tetapi lama kelamaan bisa menumpuk dalam darah.

Menurut penelitian terbaru yang dilakukan tim dari Perancis ini dibandingkan efek kelebihan konsumsi ikan dengan orang yang makan ikan secukupnya.

Wanita yang mengonsumsi omega-3 sekitar 1,6 gram (setara dengan satu ikan salmon atau sardin setiap hari), risikonya menderita diabetes tipe dua naik sampai 26 persen.

Hasil itu menguat meski dibandingkan dengan orang yang hanya makan ikan 1,3 gram perhari. Faktor berat badan juga diperhitungkan. Peningkatan risiko diabetes juga terlihat pada wanita yang berat badannya normal namun sering mengonsumsi ikan laut dalam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal yang sama juga terjadi pada kelebihan konsumsi omge-6 yang bisa ditemukan dalam ikan dan daging.

Penelitian terbaru yang menunjukkan efek samping kelebihan ikan laut dalam ini memang masih harus dibuktikan lebih lanjut. Meski begitu, pesan untuk tidak berlebihan dalam segala hal, bahkan termasuk makanan bergizi, sebaiknya menjadi perhatian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penis Lecet

Penis Lecet

Penyakit
Coulrophobia

Coulrophobia

Penyakit
Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Health
Tinnitus

Tinnitus

Penyakit
Rabun

Rabun

Penyakit
Gastroschisis

Gastroschisis

Penyakit
5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

Health
Lemah Jantung

Lemah Jantung

Penyakit
Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Health
Agranulositosis

Agranulositosis

Penyakit
8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

Health
Edema Paru

Edema Paru

Penyakit
7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

Health
Balanitis

Balanitis

Penyakit
6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.