Kompas.com - 06/10/2016, 10:14 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Seorang ayah akan mewariskan banyak hal pada anak-anaknya, terutama yang terkait dengan kondisi genetik, termasuk masalah gangguan kesuburan.

Seorang pria yang memerlukan program fertilitas akibat kualitas sperma yang buruk juga akan memiliki anak laki-laki dengan kondisi kesuburan yang sama. Demikian menurut studi di jurnal Human Reproduction.

Penelitian itu dilakukan pada pria yang mengikuti program kesuburan menggunakan metode intra cytoplasmic sperm injection (ICSI).

Pada metode itu, dokter akan memilih satu sel sperma berkualitas terbaik lalu disuntikkan langsung ke sel telur supaya terjadi pembuahan.

Teknik ICSI dikembangkan pada awal tahun 1990-an untuk membantu para pria yang jumlah spermanya rendah, bentuknya tidak normal, atau tidak bisa berenang dengan baik.

Dengan bantuan metode ini, tingkat keberhasilan program bayi tabung menjadi lebih besar.

Untuk memastikan apakah kesuburan seorang ayah menurun pada anak laki-lakinya, tim peneliti dari Brussel, Belgia, membandingkan 54 pria berusia 18-22 tahun dengan 57 pria.

Hampir separuh pria yang terlahir dari ayah peserta program ICSI juga memiliki konsentrasi sperma yang rendah dan tidak bisa berenang dengan baik, dibandingkan dengan pria yang orangtuanya mendapat kehamilan secara alami.

Selain itu, para pria yang ayahnya kurang subur ini juga tiga kali lebih mungkin memiliki konsentrasi sperma di bawah standar WHO, yaitu 15 juta sel sperma per mililiter cairan mani.

Walau begitu, menurut Prof.Richard Sharpe, ketua tim penelitian kesehatan reproduksi pria, sebagian besar penyebab ketidaksuburan pada pria belum diketahui dengan jelas penyebabnya. Oleh karenanya, menurut dia belum jelas juga apakah ketidaksuburan diturunkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber BBC News

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.