Kompas.com - 06/10/2016, 22:08 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com - Padatnya aktivitas membuat banyak orang mengabaikan gaya hidup sehat, termasuk pola makan sehat. Tak jarang, makan sekadar untuk mengenyangkan perut yang lapar, tanpa memerhatikan seberapa sehat makanan yang dikonsumsi. Asalkan enak, praktis, dan mengenyangkan, itu sudah cukup.

Akibatnya, daya tahan tubuh lebih mudah menurun. Belum lagi, tambahan faktor stres yang bisa memicu berkurangnya energi dalam tubuh dan membuat tubuh lebih cepat lelah. Sehingga, ada kalanya tubuh perlu mengonsumsi suplemen multivitamin.

Namun, di Indonesia kesadaran mengonsumsi suplemen multivitamin masih rendah. Kebanyakan orang hanya mengenal vitamin C sebagai suplemen.

“Total penetrasi multivitamin di Indonesia hanya 25%. Bahkan, untuk vitamin E tidak sampai 25%. Sedangkan, vitamin C jauh lebih besar, tapi juga belum sampai 60%,” papar Tessa Karina, Sr Brand Manager Natur E dalam acara Darya-Varia Luncurkan Enervon Active & Natur E-300 IU di Ninety Nine, Jakarta beberapa waktu lalu.

Menurut Tessa, masih banyak perempuan Indonesia yang belum terbiasa mengonsumsi suplemen vitamin E. Sehingga, masih perlu melakukan banyak edukasi, mengingat pentingnya vitamin E untuk menjaga kelembaban kulit.

Dalam kesempatan yang sama, Firman Dwi Rachmawan, Brand Manager ENERVON Active mengakui bahwa masih banyak konsumen yang belum mengerti kapan perlu mengonsumsi suplemen.

“Ini memang jadi tantangan bagi kami. Banyak orang yang mungkin kebutuhannya belum relate dengan produk multivtamin yang ada sekarang. Sehingga, kami harus terus berinovasi. Kami coba memenuhi kebutuhan konsumen. Salah satunya menghadirkan suplemen untuk mereka yang produktif dan aktif agar tak mudah lelah,” jelas Firman.

Senada dengan Tessa, Firman juga mengatakan pentingnya edukasi tentang suplemen pada konsumen. “Enggak sedikit konsumen yang berpikir minum suplemen ketika sudah sakit. Padahal, suplemen bermanfaat membantu menjaga tubuh agar enggak gampang sakit.”

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Awas, Sering Tahan Kecing Bisa Bikin Infeksi Saluran Kemih

Awas, Sering Tahan Kecing Bisa Bikin Infeksi Saluran Kemih

Health
Ekolalia

Ekolalia

Penyakit
3 Dampak Stres Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

3 Dampak Stres Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Health
Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Health
Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Penyakit
Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Health
Sindrom Nefrotik

Sindrom Nefrotik

Penyakit
Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Health
Coxsackie

Coxsackie

Penyakit
Demam saat Haid, Apakah Normal?

Demam saat Haid, Apakah Normal?

Health
Hipotensi Ortostatik

Hipotensi Ortostatik

Penyakit
Apa Bahaya Sering Menahan Kencing?

Apa Bahaya Sering Menahan Kencing?

Health
Sindrom ACA

Sindrom ACA

Penyakit
Benarkah Nasi Tidak Boleh Dipanaskan Lagi?

Benarkah Nasi Tidak Boleh Dipanaskan Lagi?

Health
Astrositoma

Astrositoma

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.