Kompas.com - 05/11/2016, 21:00 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Penis bengkok atau dalam istilah medis disebut peyronie merupakan masalah yang tidak bisa dianggap ringan karena pengaruhnya pada kehidupan seksual pria.

Penis bengkok bisa mengganggu penetrasi dan membuat hubungan seksual jadi menyakitkan. Masalah ini juga berdampak pada kondisi psikologis pria yang menjadi kurang percaya diri.

Peyronie terjadi karena adanya jaringan parut di sekitar penis atau disebut plak peyronie. Tetapi, penyebab pasti peyronie hingga saat ini tak diketahui pasti. Umumnya, peyronie dialami pria berusia 40-60 tahun.

Para pria yang mengalami peyronie seharusnya tak perlu malu mencari bantuan ke dokter urologi. Dengan perkembangan dunia medis, peyronie bisa diatasi dengan terapi suntik, yaitu Xiaflex.

Xiaflex merupakan obat injeksi baru yang telah disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan di Amerika Serikat sejak tahun 2013. Ahli urologi Dr. Leo R. Doumanian mengaku telah melakukan terapi tersebut kepada sejumlah pasien peyronie dan hasilnya cukup baik.

Obat suntik tersebut bekerja dengan cara melunakkan atau menghancurkan jaringan parut yang meyebabkan penis bengkok. Lama-kelamaan plak akan berkurang dan penis pria tersebut bisa kembali tegak saat ereksi.

Untuk hasil terbaik, terapi suntik Xiaflex biasanya dilakukan sebanyak empat kali dengan waktu yang ditentukan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika obat suntik tidak efektif pada pria tersebut, pilihan pengobatan lainnya adalah dengan operasi pembedahan. Pembedahan dilakukan dengan cara mengikis plak tersebut.

Sekali lagi, jangan ragu untuk mengatasi "Mr P" bengkok ke dokter urologi. Jika tak diobati, masalah penis bengkok bisa semakin memburuk.

Selain pengobatan medis, biasanya pria juga membutuhkan dukungan psikologis dalam mengatasi masalah seksualnya.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Infeksi Jamur
Infeksi Jamur
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

Health
Pandangan Kabur

Pandangan Kabur

Penyakit
Mata Berair

Mata Berair

Penyakit
Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Health
Nyeri Kaki dan Tangan

Nyeri Kaki dan Tangan

Penyakit
Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Health
Osteofit

Osteofit

Penyakit
3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

Health
Hifema

Hifema

Penyakit
13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

Health
Gigi Berlubang

Gigi Berlubang

Penyakit
Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Baik?

Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Baik?

Health
Pentingnya Alat Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan! Yuk, Ketahui Jenis-jenisnya

Pentingnya Alat Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan! Yuk, Ketahui Jenis-jenisnya

BrandzView
Batu Amandel

Batu Amandel

Penyakit
Alami Gatal setelah Mandi? Kenali 4 Penyebabnya

Alami Gatal setelah Mandi? Kenali 4 Penyebabnya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.