Kompas.com - 29/11/2016, 19:25 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

- Kegagalan ovarium. Kegagalan ovarium inilah yang pada 2013-2014 lalu terjadi pada dua remaja putri asal Wisconsin dan dikaitkan dengan pemberian vaksin HPV.

Menopause dini dan kegagalan ovarium adalah dua kasus yang berbeda. Menopause dini terjadi saat periode menstruasi berhenti di usia sebelum 40 tahun dan Anda tidak mungkin lagi hamil.

Sementara itu, pada kegagalan ovarium, wanita masih mengalami menstruasi walau tidak teratur. Artinya, mereka masih mungkin hamil walau kemungkinannya kecil atau bahkan sangat kecil.

Lebih dari 90 persen kegagalan ovarium disebabkan oleh penyebab yang tidak diketahui. Sebagian kecilnya disebabkan oleh kelainan folikel. Kegagalan ovarium disebut dini karena terjadi pada wanita di usia sangat muda (anak atau remaja).

Sebenarnya, kasus kegagalan ovarium bisa terjadi pada usia berapa pun, walau memang persentasenya lebih kecil pada anak dan remaja ketimbang pada wanita dewasa.

Mengenai hubungan kegagalan ovarium dengan vaksin HPV, CDC atau Pusat Penanggulangan Penyakit AS mengatakan, tidak ada hubungan kausal antara keduanya. Hingga sekarang, CDC masih tetap merekomendasikan pemberian vaksin HPV pada anak laki-laki dan perempuan di usia 11-12 tahun.

Risiko kesehatan apa saja yang bisa terjadi karena menopause dini?

Seperti semua kasus menopause, baik dini maupun tidak, wanita yang telah masuk masa menopause mengalami penurunan kadar estrogen.

Rendahnya tingkat estrogen dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan dan dapat meningkatkan risiko kondisi medis tertentu, seperti osteoporosis. Risiko kesehatan lainnya adalah gangguan usus besar dan dan ovarium.

Bagaimana mengatasi menopause dini?

Gejala dan risiko kesehatan menopause dini diatasi dengan cara yang sama seperti menopause alami. Terapi hormon estrogen dapat menjadi salah satu pilihan.

Wanita yang mengalami masalah infertilitas karena menopause dini dapat berkonsultasi dengan dokter kebidanan dan kandungan mengenai terapi kesuburan yang memungkinkan dilakukan oleh masing-masing individu. Pilihan terapi akan disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan psiko-sosial masing-masing orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber WebMD
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.