Kompas.com - 14/02/2017, 09:41 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Pengalaman nyeri menstruasi berbeda-beda pada tiap wanita. Ada yang nyerinya ringan, bahkan tidak terasa sakit sama sekali, namun banyak juga yang menderita setiap haid tiba.

Menstruasi merupakan luruhnya endometrium, lapisan dinding rahim. Setiap bulan, rahim dipersiapkan untuk kehamilan dengan menebalnya dinding rahim yang penuh suplai darah bagi pertumbuhan janin.

Bila kehamilan tidak terjadi, tubuh akan mengalami menstruasi. Pada saat itu pembuluh darah terbuka, dan lapisan rahim luruh. Otot-otot rahim akan berkontraksi untuk mengeluarkan darah dan jaringan.

Ketika terjadi kontraksi ringan, biasanya seorang wanita akan mengelami sensasi kram perut bagian bawah karena darah akan dikeluarkan melalui rahim dan serviks sebelum melewati vagina.

Kontraksi tersebut dipicu oleh hormon prostaglandin. Kadar hormon ini yang tinggi akan membuat nyeri kram semakin terasa.

Kram perut biasanya lebih kuat pada hari pertama dan kedua masa haid, lalu semakin hari semakin berkurang sampai hari kelima.

Nyeri haid atau dysmenorrhea dibagi menjadi dua jenis, yakni primer dan sekunder. Pada jenis dysmenorrohea primer disebabkan oleh flutuasi hormonal dan seiring usia akan semakin membaik. Obat-obatan pereda nyeri golongan parasetamol atau ibuprofen biasanya efektif mengatasi nyeri tersebut.

Dysmenorrhea sekunder merupakan nyeri haid yang disebabkan oleh kelainan pada sistem reproduksi. Bukannya membaik, seiring bertambah usia skala nyerinya semakin memburuk. Penyebab tersering adalah karena endometriosis.

Endometriosis adalah pertumbuhan jaringan yang mirip dengan dinding rahim (endometrium) di luar rahim. Pertumbuhannya bisa terjadi di rahim, perut, atau area di luar rahim, misalnya paru.

Nyeri karena endometriosis biasanya sudah dirasakan beberapa hari sebelum haid dan berlangsung lebih lama dari periode haid. Rasa sakitnya terkadang tak tertahankan sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Lebih dari sekedar rasa sakit, kondisi ini juga dapat menyebabkan ketidaksuburan.

Banyak wanita yang tak menyadari dirinya memiliki endometriosis, atau menganggap rasa sakit saat haid adalah hal yang normal.

Terapi untuk mengatasi nyeri tersebut biasanya adalah pemberian obat kontrasepsi hormonal. Pada sebagian orang obat tersebut efektif mengurangi nyeri haid.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Insufisiensi Pulmonal

Insufisiensi Pulmonal

Penyakit
4 Penyebab Hidung Meler yang Perlu Diketahui

4 Penyebab Hidung Meler yang Perlu Diketahui

Health
Pemfigoid Bulosa

Pemfigoid Bulosa

Penyakit
9 Bahaya Kelebihan Protein bagi Tubuh

9 Bahaya Kelebihan Protein bagi Tubuh

Health
Limfoma Burkitt

Limfoma Burkitt

Penyakit
Kenapa Pria Lebih Sering Ngorok Dibanding Wanita?

Kenapa Pria Lebih Sering Ngorok Dibanding Wanita?

Health
Rakitis

Rakitis

Penyakit
Vaksinasi Covid-19 pada Penderita Tumor, Kista, dan Kanker Kandungan

Vaksinasi Covid-19 pada Penderita Tumor, Kista, dan Kanker Kandungan

Health
8 Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi saat Flu

8 Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi saat Flu

Health
Mengapa Penderita BPD Sering Bermasalah dalam Hubungan Asmara?

Mengapa Penderita BPD Sering Bermasalah dalam Hubungan Asmara?

Health
6 Jenis Makanan Untuk Turunkan Kadar Kolesterol Jahat

6 Jenis Makanan Untuk Turunkan Kadar Kolesterol Jahat

Health
Minum Kopi Kok Bikin Kebelet BAB?

Minum Kopi Kok Bikin Kebelet BAB?

Health
Cara Mengatasi Eksim di Penis

Cara Mengatasi Eksim di Penis

Health
Penebalan Dinding Rahim

Penebalan Dinding Rahim

Penyakit
6 Penyebab Kram Perut saat Hamil yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Kram Perut saat Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.