Kompas.com - 17/02/2017, 20:32 WIB
Ilustrasi menstruasi. shutterstockIlustrasi menstruasi.
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Setiap wanita bisa mengalami kondisi menstruasi yang berbeda. Walau begitu, jika selama menstruasi muncul empat gejala ini, sebaiknya tidak diabaikan. Bahkan Anda perlu berkonsultasi dengan spesialis kandungan segera.

Harus mengganti pembalut setiap 2 jam sekali karena banyak darah yang keluar

Di hari pertama hingga ketiga darah menstruasi memang cenderung keluar lebih banyak. Namun menurut Rachel Carlton Abrams, M.D., seorang dokter bersertifikat dan penulis buku BodyWise: Discovering Your Body's Intelligence for Lifelong Health and Healing, pendarahan yang terlalu banyak dapat menjadi tanda dari fibroid (tumor jinak di dalam rahim), ketidakseimbangan hormon (kelimpahan estrogen dan kekurangan progesteron), stres (yang mengurangi progesteron), atau disfungsi tiroid, termasuk gangguan pembekuan."

Dr. Sherry, A. Ross, M.D., ahli kesehatan perempuan dan penulis buku She-ology: The Definitive Guide to Women's Intimate Health menambahkan, "Jika menstruasi berlangsung lebih dari 7 hari dan Anda harus mengganti pembalut setiap 2 jam sekali setiap hari, maka ini harus ditangani secara serius.”

Darah menstruasi berwarna merah terang

"Darah menstruasi yang terlalu sedikit dan berwarna terang seperti warna jus semangka dapat menunjukkan kadar estrogen dalam tubuh yang terlalu rendah pada saat membangun lapisan rahim," kata pelatih gizi fungsional Nicole Jardim.

“Kondisi ini juga berisiko membuat Anda mengalami menstruasi yang tidak teratur, vagina kering, gairah seks yang rendah, rambut rontok, atau rambut menipis akibat estrogen yang rendah.”

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selalu ada gumpalan darah sepanjang siklus menstruasi

Darah menstruasi umumnya terdiri dari campuran darah, cairan vagina, dan sel-sel lapisan rahim, jelas Jardim.

Melihat gumpalan kecil pada hari-hari awal adalah normal, tetapi jika Anda melihat gumpalan setiap hari selama siklus menstruasi, baik dalam ukuran kecil hingga besar, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit itu bisa menjadi pertanda ketidaknormalan kondisi rahim.

Halaman:

Sumber MSN.com

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apakah Mengeluarkan Sperma Terlalu Sering Mengakibatkan Osteoporosis?

Apakah Mengeluarkan Sperma Terlalu Sering Mengakibatkan Osteoporosis?

Health
Trikomoniasis

Trikomoniasis

Penyakit
Tak Hanya Benjolan, Inilah Gejala Lain Kanker Payudara

Tak Hanya Benjolan, Inilah Gejala Lain Kanker Payudara

Health
Stenosis Spinal (Tulang Belakang)

Stenosis Spinal (Tulang Belakang)

Penyakit
Apakah Gagal Jantung Bisa Sembuh?

Apakah Gagal Jantung Bisa Sembuh?

Health
Akalasia

Akalasia

Penyakit
7 Penyebab Ada Benjolan di Rahang yang Bisa Terjadi

7 Penyebab Ada Benjolan di Rahang yang Bisa Terjadi

Health
Xanthelasma

Xanthelasma

Penyakit
Gejala Anemia pada Pasien Gagal Ginjal Kronis

Gejala Anemia pada Pasien Gagal Ginjal Kronis

Health
Serangan Iskemik Transien (Stroke Ringan)

Serangan Iskemik Transien (Stroke Ringan)

Penyakit
5 Sayuran yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Diabetes

5 Sayuran yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Diabetes

Health
De Quervain's Tenosynovitis

De Quervain's Tenosynovitis

Penyakit
Bahaya Toxic Parent dan Cara Mengatasinya

Bahaya Toxic Parent dan Cara Mengatasinya

Health
Folikulitis

Folikulitis

Penyakit
Apa Penyebab Luka Susah Sembuh pada Penderita Diabetes?

Apa Penyebab Luka Susah Sembuh pada Penderita Diabetes?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.