Kompas.com - 24/02/2017, 17:35 WIB
Ilustrasi. SHUTTERSTOCKIlustrasi.
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Bila Anda tak sempat berolahraga namun ingin penurunan berat badan berjalan efektif, cukup pastikan ada dua poin ini dalam diet Anda.

Menurut ahli gizi Karen Ansel MS, RDN, penulis buku Healing Superfoods for Anti-Aging: Stay Younger Live Longer, ada dua hal sederhana yang dapat membantu menurunkan berat badan secara alami, tanpa diet ketat atau rutin ke gym, yaitu:

Makan lebih banyak serat

Menurut Ansel, serat merupakan salah satu nutrisi terbaik pendukung berat badan ideal, tetapi kebanyakan orang hanya mengkonsumsi setengah dari jumlah harian serat yang direkomendasikan (25 gram untuk wanita dan 38 gram untuk pria).

Pasalnya, serat memainkan peran besar dalam mengendalikan rasa lapar, layaknya spons di dalam perut, serat akan mengembang di perut Anda dan membuat Anda merasa tetap kenyang lebih lama ketimbang nutrisi lainnya.

Mengonsumsi serat juga akan mendorong pertumbuhan bakteri baik dalam perut, jenis bakteri yang membuat hormon rasa lapar Anda di kontrol. Sehingga, semakin kecil kemungkinan Anda untuk ngemil dan mengasup kalori yang tidak perlu.

Ansel menambahkan bahwa penelitian baru-baru ini bahkan telah menunjukkan bahwa serat memiliki kemampuan untuk menjebak kalori lainnya setelah dicerna.

Artinya, serat juga membantu Anda untuk menyingkirkan kalori yang sudah ada di dalam tubuh.

Serat pun dapat ditemukan dalam makanan yang mengandung biji-bijian, serta dalam kacang-kacangan, buah dan sayuran.

Mengurangi porsi setiap kali makan

Makanlah seperti biasa, namun kurangi porsi setidaknya 30 persen papar Ansel. Misalnya, Anda mungkin berpikir bahwa semangkuk nasi merupakan satu porsi, kini, konsumsilah sepertiga dari mangkuk nasi tersebut.

Jika Anda berhasil memotong porsi pada setiap kali makan, tanpa sadar Anda akan memotong jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh, yang pada gilirannya akan membantu menurunkan beberapa kilogram berat badan.

Sehingga, Anda tak perlu menghindari makanan favorit, cukup kurangi porsinya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pankreatitis Kronis

Pankreatitis Kronis

Penyakit
13 Gejala Pneumonia pada Anak yang Perlu Diwaspadai

13 Gejala Pneumonia pada Anak yang Perlu Diwaspadai

Health
Koarktasio Aorta

Koarktasio Aorta

Penyakit
Cara Mengatasi Iritasi saat Mencukur Bulu Tubuh

Cara Mengatasi Iritasi saat Mencukur Bulu Tubuh

Health
Karsinoma Sel Basal

Karsinoma Sel Basal

Penyakit
Anoreksia vs Bulimia, Apa Perbedaan Gejalanya?

Anoreksia vs Bulimia, Apa Perbedaan Gejalanya?

Health
BKKBN Siapkan 'Tim Pendamping Warga' untuk Kejar Target Stunting Nasional

BKKBN Siapkan "Tim Pendamping Warga" untuk Kejar Target Stunting Nasional

Health
Mengenal Gejala dan Penyebab Stroke Tulang Belakang

Mengenal Gejala dan Penyebab Stroke Tulang Belakang

Health
8 Gejala Tumor Otak

8 Gejala Tumor Otak

Health
Kapan Waktu Tidur yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Jantung?

Kapan Waktu Tidur yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Jantung?

Health
Apa yang Terjadi Ketika Jantung Berhenti Mendadak?

Apa yang Terjadi Ketika Jantung Berhenti Mendadak?

Health
3 Fase DBD (Demam Berdarah) dari Demam sampai Sembuh

3 Fase DBD (Demam Berdarah) dari Demam sampai Sembuh

Health
8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

Health
Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Health
Picu Kematian Mendadak, Ini Penyebab Henti Jantung di Usia Muda

Picu Kematian Mendadak, Ini Penyebab Henti Jantung di Usia Muda

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.