Kompas.com - 08/03/2017, 08:00 WIB
/Ilustrasi Shutterstock/Ilustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

JAKARTA, KOMPAS.com - Merokok memberikan efek jangka pendek dan panjang terhadap kesehatan tubuh. Efek jangka panjang antara lain risiko terkena stroke, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), jantung koroner, hingga kanker. Tidak ada ukuran pasti kapan seorang perokok bisa terkena penyakit tersebut.

Dokter spesialis paru dari Rumah Sakit Persahabatan Agus Dwi Susanto menuturkan, risiko terkena penyakit akan tergantung pada lamanya kebiasaan merokok dan intensitasnya. Semakin dini usia perokok, maka datangnya penyakit kronis bisa semakin cepat.

"Kalau pada remaja, semakin tinggi remaja itu merokok, semakin cepat terkena dampak penyakit akibat rokok," ujar Agus saat dihubungi Kompas.com, Selasa (7/3/2017).

Agus mengungkapkan, penyakit akibat rokok, seperti PPOK, kanker, dan sakit jantung dulunya lebih banyak ditemui pada orang berusia di atas 50 tahun. Namun, saat ini mulai bergeser mendekati usia yang lebih muda, yakni sekitar 35-40 tahun.

Merokok merusak kesehatan dari ujung kepala sampai ujung kaki. Agus menjelaskan, mereka yang perokok juga mengalami penurunan fungsi paru 2-3 kali lebih cepat dibanding yang tidak merokok. Kondisi itu bisa meningkatkan penyakit terkait paru, seperti PPOK, TB paru, hingga kanker paru pun

"Bayangkan kalau seorang remaja yang fungsi paru sedang berkembang, lalu sudah merokok. Perkembangan fungsi parunya pasti akan terganggu," terang Agus.

Pembuluh darah pun perlahan dapat rusak akibat paparan racun dari rokok secara terus-menerus. Bila sudah merokok sejak usia dini, 15-20 tahun mendatang akan banyak generasi yang sakit-sakitan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Prevalensi remaja di Indonesia yang merokok pun sungguh mengkhawatirkan.Riset Kesehatan Dasar menunjukkan, prevalensi anak usia 5-9 tahun yang mulai merokok naik dari 0,1 persen tahun 2007 jadi 1,7 tahun 2010, dan 1,6 tahun 2013.

Prevalensi remaja usia 10-14 tahun merokok juga naik dari 9,6 persen jadi 17,5 dan 18 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Stroke
Stroke
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

10 Penyebab Darah dalam Urine yang Perlu Diwaspadai

Health
Ulkus Kornea

Ulkus Kornea

Penyakit
7 Cara Memutihkan Gigi Kuning secara Alami

7 Cara Memutihkan Gigi Kuning secara Alami

Health
Arti Kesehatan Menurut Aroma Urin

Arti Kesehatan Menurut Aroma Urin

Health
Apakah Wanita yang Sudah Menopause Masih Bisa Hamil?

Apakah Wanita yang Sudah Menopause Masih Bisa Hamil?

Health
Darah Haid Menggumpal

Darah Haid Menggumpal

Penyakit
4 Cara Mengobati Aterosklerosis Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

4 Cara Mengobati Aterosklerosis Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

Health
Nyeri Kronis

Nyeri Kronis

Penyakit
Kenapa Kolesterol LDL Tidak Boleh Tinggi?

Kenapa Kolesterol LDL Tidak Boleh Tinggi?

Health
Rosacea

Rosacea

Penyakit
8 Penyebab Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

8 Penyebab Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
Bradikardia

Bradikardia

Penyakit
10 Penyebab Menopause Dini pada Wanita

10 Penyebab Menopause Dini pada Wanita

Health
Gangguan Sendi Rahang

Gangguan Sendi Rahang

Penyakit
Mengenali Tahap Pemulihan Operasi Caesar

Mengenali Tahap Pemulihan Operasi Caesar

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.