Cegah Sakit Jantung dan Stroke, Ini Pentingnya Rutin Cek Kolesterol Sejak Muda

Kompas.com - 14/12/2019, 14:33 WIB
Ilustrasi gagal jantung Shutterstock.comIlustrasi gagal jantung

KOMPAS.com - Tingginya kadar kolesterol menjadi salah satu biang penyakit pembuluh darah seperti jantung dan stroke.

Kolesterol jahat yang menumpuk di tubuh, berpotensi menimbulkan timbunan plak di arteri.

MelansirTime (4/12/2019), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) merekomendasikan cek kadar kolesterol teratur mulai umur 20 tahun.

Rekomendasi tersebut diperkuat riset terbaru Lancet. Dalam penelitian disebutkan, pentingnya pengecekan kesehatan berkala untuk mengendalikan kadar kolesterol jahat.

Kolesterol non-HDL yang tinggi berhubungan erat dengan masalah kardiovaskular atau pembuluh darah.

Para peneliti mengumpulkan data dari 38 riset di Amerika Utara, Eropa dan Australia.

Respondennya berjumlah 400.000 orang. Mereka belum punya riwayat penyakit kardiovaskular. Sepertiga di antaranya berusia kurang dari 45 tahun.

Pada awal riset, kadar kolesterol mereka diukur. Mereka juga diwawancara riwayat medis, gaya hidup, sampai demografi.

Setelah 43 tahun, hampir 55.000 responden mengidap penyakit jantung atau stroke.

Peneliti menggunakan informasi tersebut untuk menemukan korelasi orang yang melek kadar kolesterol sejak dini dan memprediksi risiko terkena penyakit kardiovaskular.

Baca juga: Usia Jantung Lebih Tua dari Usia Biologis, Risiko Kesehatan Mengintai

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X