Masih Jadi Momok, Berikut 5 Cara Kurangi Risiko Kanker Payudara

Kompas.com - 25/12/2019, 09:00 WIB
Ilustrasi deteksi kanker payudara ShutterstockIlustrasi deteksi kanker payudara

Kompas.com - Kanker payudara masih menjadi momok penyakit bagi perempuan di Indonesia.

Melansir dari situs resmi Kementerian Kesehatan RI (8/2/2019), prevalensi atau angka kejadian kanker di Indonesia mencapai 136,2 per 100.000 penduduk.

Jenis kanker paling banyak diidap perempuan di Indonesia adalah kanker payudara dengan prevalensi 42,1 per 100.000 penduduk.

Sedangkan jenis kanker paling banyak diidap pria Indonesia adalah kanker paru-paru, dengan angka kejadian 19,4 per 100.000 penduduk.

Melansir dari Cancer.org, ada beberapa faktor risiko penyebab kanker payudara tidak terhindarkan, misalkan jenis kelamin dan usia.

Penemuan beberapa kasus kanker payudara tidak terlepas dari paparan hormon estrogen yang dihasilkan tubuh perempuan.

Risiko kanker payudara juga meningkat seiring bertambahnya usia.

Baca juga: Waspada Wanita, Risiko Kanker Payudara Meningkat Akibat Pewarna Rambut

Selain itu, ada risiko genetik. Perempuan yang punya mutasi gen BRCA1 dan BRCA2 berpotensi mengidap kanker payudara dan ovarium.

Faktor keturunan juga berpengaruh.

Perempuan yang memiliki ibu atau saudara kandung pengidap kanker payudara berisiko 4-6 kali lebih tinggi terkena kanker dibanding perempuan yang keluarganya terbebas dari kanker payudara.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X