Kompas.com - 27/01/2020, 20:31 WIB

KOMPAS.com - Belakangan masalah kesulitan bernapas dikaitkan erat dengan gejala penyakit akibat virus corona Wuhan atau corona virus baru n-CoV 2019.

Sebelumnya, kesulitan bernapas juga pernah diidentikan dengan gejala penyakit asma.

Padahal penyebab kesulitan bernapas dengan gejala napas tidak nyaman maupun merasa tidak mendapatkan cukup udara ketika bernapas belum tentu disebabkan oleh dua penyakit itu.

Masalah pernapasan yang dialami seseorang bisa diakibatkan oleh banyak faktor.

Baca juga: Kualitas Udara Buruk Bikin Sesak Napas, Begini Penanganannya

Gejala kesulitan bernapas

Melansir Medline Plus, sebenarnya tidak ada definisi standar terkait masalah kesulitan bernapas.

Beberapa orang bisa saja merasa terengah-engah hanya karena melakukan olahraga ringan, seperti menaiki tangga, padahal mereka tidak punya masalah medis.

Sementara, sejumlah orang yang menderita penyakit paru-paru lanjut bisa mungkin bisa juga tak pernah merasa sesak napas.

Mengi juga termasuk bentuk kesulitan bernapas di mana seseorang akan membuat suara bernada tinggi ketika bernapas.

Penyebab

Namun ada beberapa kondisi yang sangat mungkin menyebabkan seseorang menderita kesulitan bernapas. Berikut simulasinya:

1. Penyakit jantung

Halaman:

Video Pilihan

Sumber MedlinePlus,
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.