6 Bahaya Memencet Jerawat Menurut Dokter Spesialis Kulit

Kompas.com - 28/01/2020, 09:01 WIB
Ilustrasi jerawat di hidung ShutterstockIlustrasi jerawat di hidung

KOMPAS.com - Jerawat adalah masalah kulit yang kerap dialami oleh banyak orang, terutama remaja.

Selain menimbulkan rasa tidak nyaman, kehadiran jerawat terkadang bisa juga merusak rasa percaya diri.

Oleh karena itu, banyak orang akhirnya "gatal" ingin memencet jerawat dengan harapan bisa segera menghilangkannya dari wajah.

Baca juga: Manfaat Ajaib Tidur Nyenyak (1): Cegah Jerawat hingga Penyakit Jantung

Tapi hal itu ternyata malah bisa memperparah keadaan.

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RSUD Dr. Moewardi Surakarta, Dr. dr. Prasetyadi Mawardi, Sp.KK(K), FINSDV, FAADV, menjelaskan tindakan manilupasi secara sembarangan pada jerawat bisa menyebabkan perlukaan di wajah.

"Kalau kita mengalami jerawat dengan peradangan, jangan mudah sekali-kali dipencet, di-facial, dikeluarkan, diekstraksi, atau digaruk-garuk," jelas Pras saat diwawancara Kompas.com, Senin (27/1/2020).

Luka yang mungkin timbul

Dia menjelaskan ada beberapa bentuk luka yang mungkin terjadi apabila seseorang tak tahan memencet jerawat di wajah.

Berikut sejumlah bahaya memencet jerawat secara sembarangan:

  1. Perdarahan
  2. Iritasi
  3. Infeksi
  4. Muncul jaringan parut
  5. Benjolan keras
  6. Bopeng-bopeng

"Kalau sudah ada luka, hasil penyembuhannya bisa jadi tidak sempurna. Alhasil, muncul bopeng bopeng di wajah," terang Pras.

Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo itu menyampaikan jika bopeng-bopeng pada wajah masih tergolong sedikit, kemungkinan masih bisa diobati dan akan hilang.

Baca juga: 4 Kebiasaan Sederhana yang Bikin Kulit Bebas Jerawat

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X