Kompas.com - 01/02/2020, 13:29 WIB

KOMPAS.com - Batu empedu adalah material padat atau benjolan yang berkembang di kantong empedu maupun saluran empedu ketika zat tertentu mengeras.

Kantung empedu adalah kantung kecil yang terletak di sisi kanan tubuh, di bagian bawah hati.

Beberapa bahan kimia yang ada di kantong empedu dapat memadat menjadi sebuah batu besar atau beberapa batu kecil.

Melansir National Institutes of Health (NIH) U.S. Department of Health and Human Services, batu empedu sangat umum terjadi pada seseorang.

Baca juga: Batu Empedu: Gejala, Penyebab, Pengobatan, dan Pencegahan

Di Amerika bahkan batu empedu memengaruhi atau dialami oleh 10 sampai 15 persen dari populasi warganya yang mencapai 25 juta jiwa.

Dari jumlah itu, sekitar seperempar dari hampir 1 juta orang yang didiagnosis alami batu empedu setiap tahun perlu dirawat, biasanya berakhir dengan pembedahan.

Siapa yang lebih rentan alami batu empedu?

Kelompok masyarakat tertentu diketahui memiliki risiko lebih tinggi terkena batu empedu daripada orang lain.

Menurut NIH, wanita lebih mungkin mengembangkan batu empedu daripada pria.

Hal itu didasarkan pada kondisi wanita yang memiliki estrogen ekstra dalam tubuh karena kehamilan.

Hormon estrogen ini diketahui dapat meningkatkan jumlah kolesterol dalam empedu dan menurunkan kontraksi kandung empedu untuk mengosongkan empedu.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.