Kompas.com - 26/02/2020, 09:08 WIB

KOMPAS.com - Lemak selalu dianggap sebagai "penjahat" dari kenaikan berat badan dan penyakit jantung. Lemak sering dimusuhi dan dijauhi oleh beberapa orang.

Bahkan, sudah ada beragam produk makanan yang mendukung gerakan ini dengan menyediakan tawaran low-fat atau non-fat.

Padahal, lemak tetap perlu dikonsumsi dalam takaran tertentu sesuai dengan asupan harian yang dibutuhkan oleh tubuh.

Baca juga: Mau Bakar Lemak dengan Berjalan Kaki? Simak Tips Jitunya

Tidak mengonsumsi lemak yang memadai justru dapat memicu kondisi tertentu. Lalu, sebenarnya, apa saja akibat kekurangan lemak?

Efek kekurangan lemak

Bila dikonsumsi dalam jumlah yang banyak, lemak memang dapat berpotensi mengancam kesehatan.

Namun, tidak mengonsumsi lemak dengan cukup juga dapat mengundang berbagai gangguan pada tubuh.

Lemak tetap dibutuhkan karena beberapa jenis asam lemak tidak dapat diproduksi oleh tubuh dan hanya bisa didapatkan melalui makanan.

1. Sulitnya penyerapan vitamin

Lemak sangat berperan dalam penyerapan vitamin A, D, E dan K dalam tubuh. Oleh karenanya, kekurangan lemak juga dapat berdampak pada proses penyerapan vitamin-vitamin dalam tubuh.

2. Menurunkan energi tubuh

Akibat kekurangan lemak juga dapat menurunkan energi dalam tubuh.

Ini karena selain karbohidrat, lemak juga merupakan salah satu sumber energi dalam tubuh.

Baca juga: Diet Rendah Lemak Pengaruhi Sistem Reproduksi Pria, Benarkah?

3. Mengganggu fungsi sel

Salah satu jenis lemak, yaitu asam lemak sangat berguna dalam pembentukan membran dan struktur sel dalam tubuh.

Tak hanya itu, lemak juga berguna untuk kelangsungan fungsi sel dalam tubuh. Oleh karenanya konsumsi lemak yang tidak cukup dapat mengganggu fungsi sel.

4. Melemahkan sel imun

Akibat kekurangan lemak berdampak pada produksi sel imun tubuh dan sel darah merah.

Anda dapat sering mengalami infeksi dan memiliki penyembuhan luka yang lambat. Selain itu, kurangnya asupan lemak dapat mengganggu sistem saraf dan penglihatan.

5. Risiko penyakit jantung

Meskipun lemak selalu dituding sebagai penyebab dari penyakit jantung, uniknya salah satu akibat kekurangan lemak adalah meningkatkan risiko terkena penyakit jantung koroner.

Oleh karenanya penting untuk tetap mengonsumsi lemak baik dalam kadar yang secukupnya.

6. Meningkatkan risiko demensia

Selain penyakit jantung, akibat kekurangan lemak lainnya adalah kenaikan dalam risiko mengalami sindrom metabolisme dan meningkatnya peluang menderita demensia, seperti penyakit Alzheimer.

Baca juga: Tak Selalu Bikin Gemuk, Lemak Justru Bisa Bantu Diet

7. Efek lainnya

Ada beberapa akibat kekurangan lemak lainnya, khususnya asam lemak esensial, seperti:

  • Lambatnya pertumbuhan pada bayi dan anak-anak
  • Kulit yang kering dan bersisik
  • Menurunkan fungsi otak
  • Meningkatkan risiko depresi
  • Menghambat perkembangan otak
  • Berpeluang mengalami penyakit hati

Keuntungan konsumsi lemak selama hamil

Lemak juga memiliki peranan dalam kehamilan yang cukup besar. Bumil yang mengonsumsi lemak secukupnya, khususnya asam lemak esensial, akan memiliki keuntungan berupa:

  • Memiliki bayi dengan berat badan yang tinggi
  • Berkurangnya risiko lahir prematur
  • Menurunnya peluang Si Kecil mengalami alergi telur dan kacang
  • Berkurangnya risiko bayi mengalami mengi dan asma

Takaran konsumsi lemak per hari

Kita tidak bisa menutup mata bahwa lemak memiliki peran penting dalam metabolisme tubuh. Namun, berapa takaran lemak yang harus dikonsumsi per hari?

Berdasarkan Dietary Guidelines for Americans pada tahun 2015-2020, konsumsi lemak tersaturasi sebaiknya kurang dari 10 persen kalori harian.

Anda juga dapat mengonsumsi 27 gram minyak per harinya.

Baca juga: Diet Rendah Lemak dan Rendah Karbohidrat, Mana Lebih Efektif?

Sementara itu, jika Anda ingin mendapatkan asupan lemak dari produk laut atau kacang-kacangan, maka konsumsilah setidaknya 226 gram dari produk laut per minggunya dan 141 gram kacang-kacangan per minggunya.

Namun, tidak semua lemak baik untuk tubuh Anda, konsumsilah minyak tidak tersaturasi dan hindari lemak trans yang berbahaya bagi tubuh.

Pastikan lemak yang dikonsumsi mengandung asam lemak esensial yang dibutuhkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.