Cara Aman Mengukur Suhu Tubuh Melalui Anus

Kompas.com - 10/03/2020, 15:30 WIB
ilustrasi demam Shutterstockilustrasi demam

KOMPAS.com - Demam adalah suatu keadaan saat suhu atau temperatur tubuh melebihi 37 derajat celsius.

Kondisi tersebut biasanya akan terjadi ketika tubuh sedang mengalami penyakit tertentu.

Dalam suatu keadaan infeksi misalnya, suhu tubuh akan naik sebagai cara untuk "membunuh" kuman.

Baca juga: 15 Manfaat Konsumsi Kunyit, Obat Demam hingga Anti Racun

Untuk memastikan suhu tubuh itu, orang-orang kini bisa dengan mudah mengunakan alat termometer.

Salah satu termometer yang tersedia di pasaran, yakni termometer rektal yang penggunaannya lewat anus.

Melansir buku Ibuku, Dokterku (2018) karya dr. Gustrin Oktaviayu Cendhikalistya, dijelaskan bahwa pengukuran suhu tubuh melalui anus adalah cara yang paling akurat, tapi memang kurang praktis.

Ada sejumlah cara yang perlu diperhatikan ketika seseorang ingin mengukur suhu badan orang lain dengan cara ini.

Berikut beberapa tips yang diberikan dr. Gustrin mengenai hal itu:

  1. Lumasi ujung termometer dengan pelicin seperti jelly yang larut dalam air
  2. Untuk anak, baringkan di atas pangkuan agar tidak takut
  3. Masukkan termometer perlahan hingga maksimal 2 cm ke dalam
  4. Hentikan jika membentur sesuatu
  5. Termometer diapit di antara dua jari tangan, sementara jari yang lain memegang pantat
  6. Pada anak, tenangkan mereka dengan mengajak bicara atau bernyanyi
  7. Tunggu sampai kira-kira 5 menit pada termometer air raksa atau tunggu hingga berbunyi "beep" pada termometer digital

Ketika demam telah diketahui, penting kiranya setelah itu mencari tahu penyebab suhu tubuh naik. 

Berikut ini beberapa penyakit yang mungkin terjadi dengan gejala demam:

  • Infeksi, baik bakteri, virus, dan lain-lain
  • Peradangan, termasuk di dalamnya peradangan gusi ketika akan tumbuh gigi pada anak dan kelelahan otot
  • Keganasan seperti kanker
  • Faktor psikis, termasuk di dalamnya keinginan yang sangat tinggi akan sesuatu

Melansir buku Kader Kesehatan Masyarakat yang diterbitkan Penerbit Buku Kedokteran EGC tahun 1993, dijelaskan bahwa tipe termometer yang digunakan untuk mengukur temperatur anus amat berbeda dengan lainnya.

Baca juga: Kompres Panas atau Dingin, Mana yang Paling Tepat Turunkan Demam?

Termometer tersebut ujungnya bundar, sehingga tidak merusak anus.

Oleh karena itu, ketika ingin mengukur suhu melalui anus, masyarakat dilarang untuk menggunakan termometer yang sama seperti yang digunakan untuk mengukur temperatur mulut atau ketiak.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X