Kompas.com - 13/04/2020, 06:00 WIB

KOMPAS.com – Penyakit common cold atau baktuk pilek biasa adalah penyakit infeksi virus yang umum terjadi pada anak-anak.

Penyakit ini bahkan biasanya bisa menyerang anak sampai 3 sampai 10 kali dalam setahun, tergantung kondisi dan daya tahan tubuh.

Beberapa virus yang bisa menyebabkan batuk pilek, antara lain yakni:

  • Rhinoviruses
  • Coronavviruses
  • Respiratory syncytial virus
  • Parainfluenzaviruses
  • Adenoviruses
  • Nonpolioenteroviruses
  • Influenzaviruses
  • Reoviruses

Walaupun bisa sembuh dengan sendirinya, penyakit common cold kiranya tetap perlu diwaspadai jika terlalu sering terjadi dan dalam waktu lama, terutama jika disebabkan olek infeksi Respiratory syncytial virus.

Pasalnya, virus tersebut diketahui bisa juga menyebabkan penyakit berbahaya, seperti:

  • Pneumonia
  • Bronchiolitis
  • Croup

Baca juga: Cara Memilih Obat Batuk yang Tepat

Gejala common cold

Virus penyebab common cold bisa menyebar dengan mudah melalui udara saat penderita batuk atau bersin.

Selain itu, kontak dengan penderita common cold juga dapat membuat anak menderita penyakit tersebut jika mengusap hidung, mulut atau mata yang membuat virus masuk ke tubuh.

Jika dalam kondisi daya tahan tubuh lemah, anak-anak pun kemudian bisa mengalami sejumlah gejala common cold sebagai berikut:

  • Batuk
  • Demam, biasanya di baah 39 derajat Celsius
  • Nyeri telan atau nyeri tenggorokan
  • Hidung tersumbat, hidung berair. Lendir pada anak pilek akibat common cold biasanya jernih di awal kemudian berubah menjadi kenal dan kekuningan
  • Nyeri otot dan nyeri sendi
  • Nyeri kepala
  • Pembesaran kelenjar getah bening (bawah rahang) bagian depan
  • Mata merah
  • Nafsu makan turun

Baca juga: 6 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Menyimpan Obat Sirup

Anjuran bagi orangtua saat anak batuk pilek

dr. Rendi Aji Prihaningtyas dalam bukunya Deteksi dan Cepat Obati 30+ Penyakit yang Sering Menyerang Anak (2014), memberikan sejumlah anjuran yang bisa dipahami dan dilakukan oleh para orangtua jika anak mereka menderita common cold atau batuk pilek biasa.

Berikut ini yang mesti diperhatikan agar sakit anak tak semakin parah:

  1. Jika anak demam dengan suhu sekitar 38 derajat Celsius, maka berikan Paracetamol anak. Jika 3 hari demam tidak membaik atau demam tinggi, segera bawa anak ke dokter
  2. Istiahat yang cukup dan makan teratur
  3. Asupan cairan yang cukup, beri minum air hangat
  4. Mengurangi gejala common cold bisa juga dengan cara tradisional, seperti konsumsi jeruk nipis dan madu untuk membantu menguragi keluan saat batuk dan nyeri tenggorokan
  5. Jika terdapat lendir pada hidung, sebaiknya dibersihkan dengan lap basah yang sebelumnya sudah dipelintir seperti bentuk sumbu. Hal ini untuk meringankan gejala hidung tersumbat atau ketidaknyamanan yang dirasakan oleh anak
  6. Jangan asal langsung memberikan obat batuk pilek yang dijual di pasaran, apalagi antibiotik tanpa petunjuk dokter karena dapat menyebabkan resisistensi antibiotik
  7. Jika ditemukan tanda bahaya pada anak, segera bawa ke dokter
  8. Ajari anak untuk mencegah penyebaran virus dengan beri contoh kepada mereka, misalnya menutup mulut dengan tisu atau kain saat batuk atau bersin dan rajin mencuci tangan dengan sabun setelahnya

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.