Kompas.com - 24/07/2020, 09:00 WIB
Ilustrasi sup bayam Shutterstock / Aris SetyaIlustrasi sup bayam

KOMPAS.com - Memanaskan atau menghangatkan makanan yang masih tersisa adalah hal yang lumrah dilakukan di Indonesia. Baik lauk maupun sayur kerap mendapat perlakuan semacam ini.

Namun, tidak semua makanan dapat dan boleh dipanaskan berulang?

Ya, beberapa makanan yang dipanaskan berulang justru dapat menjadi racun di tubuh. Salah satunya adalah sayur bayam.

Baca juga: Benarkah Sayur Bayam Bisa Jadi Racun Jika Tak Segera Dimakan?

Merangkum dari The Guardian, pendapat ini tidak hanya populer di Indonesia saja, tapi juga di Belanda.

Bahkan, beberapa orang percaya bahwa memanaskan ulang sayur bayam dapat menyebabkan kanker.

Asumsi ini berkembang karena kandungan nitrat dalam bayam.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Benarkah Memanaskan Ulang Sayur Bayam Menjadikannya Racun?
MItos yang berkembang kita tidak boleh memanaskan ulang bayam karena bisa menjadi racun. Benarkah demikian?
Bagikan artikel ini melalui

Melansir dari The Independent, The European Food Information Council (EUFIC) pada 2010 sempat menyebut bahwa kandungan nitrat yang dipanaskan dapat berubah menjadi nitrit lalu menjadi nitrosamin yang diketahui bersifat karsinogenik.

Hal inilah yang membuat orang percaya bahwa memanaskan bayam berulang kali bisa menyebabkan kanker.

Tak hanya itu, EUFIC juga menyebut nitrit dan nitrosamin juga dapat menyebabkan Blue Baby Syndrome, di mana anak-anak tidak mendapatkan cukup oksigen dalam darah.

Namun, anjuran ini kemudian ditarik oleh EUFIC pada 2016. Itu karena beberapa penelitian telah menunjukkan hal yang sebaliknya.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Pilek
Pilek
PENYAKIT
Pantat Bau
Pantat Bau
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lidah Berdarah

Lidah Berdarah

Penyakit
Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Health
Jari Tangan Bengkok

Jari Tangan Bengkok

Penyakit
Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Health
Pilek

Pilek

Penyakit
8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

Health
5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

Health
Pantat Bau

Pantat Bau

Penyakit
7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

Health
Bau Badan

Bau Badan

Penyakit
Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Health
Kaki Kaku

Kaki Kaku

Penyakit
6 Manfaat Rumput Laut bagi Kesehatan

6 Manfaat Rumput Laut bagi Kesehatan

Health
Rhinofaringitis

Rhinofaringitis

Penyakit
Awas! Obesitas Mengintai Para Mantan Atlet

Awas! Obesitas Mengintai Para Mantan Atlet

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.