Cara Menaikkan Gula Darah yang Aman dan Cepat

Kompas.com - 16/08/2020, 06:05 WIB
Ilustrasi buah kurma dan madu Dok. SHUTTERSTOCK/LAZARTIVANIlustrasi buah kurma dan madu

Mengingat efek gula darah rendah bisa menyebabkan kejang sampai hilang kesadaran, kondisi gula darah rendah membutuhkan penanganan segera.

Baca juga: Kurma untuk Penderita Diabetes, Begini Baiknya...

Cara menaikkan gula darah yang aman dan cepat

Karena gula darah sangat dipengaruhi asupan makanan dan minuman, salah satu cara menaikkan gula darah yang cepat dan aman bisa dengan makan atau minum.

Melansir Healthline, American Diabetes Association merekomendasikan aturan 15-15 saat kadar gula darah seseorang di bawah 70 mg/dL.

Aturan 15-15 artinya, makan setidaknya 15 gram karbohidrat, tunggu reaksinya setelah 15 menit, lalu periksa kembali kadar gula darah tubuh.

Jika kadar gula darah masih di bawah 70 mg/dL, konsumsi lagi 15 gram karbohidrat, tunggu kembali reaksinya 15 menit, baru periksa kembali kadar gula darah tubuh.

Baca juga: 5 Buah yang Aman Dimakan Penderita Diabetes

Dari beberapa jenis makanan atau minuman, cara menaikkan gula darah yang aman dan cepat bisa dengan makan atau minum:

  • Sepotong buah seperti pisang, apel, jeruk
  • 2 sendok makan kismis
  • 15 butir anggur
  • 1/2 cangkir soda biasanya
  • 1 cangkir susu bebas lemak
  • 1 sendok makan madu
  • 1 sendok makan gula yang dilarutkan dalam air

Jenis karbohidrat berserat tinggi seperti roti gandum membutuhkan waktu lebih lama untuk diserap ke dalam aliran darah.

Sehingga, gula darah membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali naik.

Baca juga: 5 Gejala Diabetes pada Anak, Tak Hanya Diderita Orang Tua

Cara menaikkan gula darah tanpa makanan

Penderita hipoglikemia parah bisa berkonsultasi kepada dokter terkait cara menaikkan gula darah tanpa makanan.

Dokter umumnya meresepkan glukagon untuk penderita hipoglikemia parah yang gula darahnya sering anjlok.

Glukagon adalah hormon yang bisa memicu hati agar melepaskan glukosa ke dalam aliran darah.

Perlengkapan yang hanya tersedia atas rekomendasi dokter ini umumnya digunakan penderita gula darah rendah yang tidak bisa makan dan minum atau dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Pada kasus hipoglikemia berat, penderita umumnya perlu dibantu tenaga medis atau orang lain untuk menyuntikkan glukagon ke lengan, paha, atau bokong.

Umumnya, glukagon diberikan dalam kondisi darurat gula darah rendah atau anjlok.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X