8 Makanan Pantangan untuk Penderita Rematik

Kompas.com - 14/09/2020, 12:41 WIB
Ilustrasi gula pasir menjadi bahan utama untuk mengubah warna lampu LED. Riset yang dilakukan peneliti LIPI ini dapat menjadi ide usaha rumahan lampu hias yang murah. SHUTTERSTOCK/Alexander ProkopenkoIlustrasi gula pasir menjadi bahan utama untuk mengubah warna lampu LED. Riset yang dilakukan peneliti LIPI ini dapat menjadi ide usaha rumahan lampu hias yang murah.

KOMPAS.com - Rematik atau rheumatoid arthritis adalah sejenis penyakit autoimun yang membuat sendi-sendi kaku dan meradang.

Peradangan ini disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang terganggu.

Melansir Medical News Today, para rematik, sistem imun gagal membedakan jaringan sendiri dengan benda asing, sehingga menyerang jaringan tubuh sendiri, khususnya jaringan sinovium.

Baca juga: Jangan Keliru, Ini Beda Penyakit Rematik dan Asam Urat

Jaringan sinovium adalah selaput tipis yang mengelilingi atau melapisi sendi.

Alhasil, gangguan autoimun pada penyakit rematik dapat menyebabkan sendi bengkak, nyeri, meradang, rusak, kehilangan fungsi, dan bisa cacat.

Rematik dapat menyerang hampir semua sendi pada tubuh, tetapi yang paling sering terserang adalah sendi di pergelangan tangan, buku-buku jari, lutut, dan pergelangan kaki.

Makanan pantangan bagi penderita rematik

Bagi penderita rematik, menjaga pola makan sehat penting dilakukan demi kebaikan.

Penderita rematik maupun jenis arthritis lainnya, seperti osteoarthritis dan psoriatis arthritis sangat baik untuk mengonsumsi makanan anti-inflamasi.

Para penderita arthritis juga disarankan untuk membatasi konsumsi makanan yang dapat memicu nyeri sendi.

Halaman:

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X