Kompas.com - 18/09/2020, 15:02 WIB
Ilustrasi makanan bergizi seimbang ShutterstockIlustrasi makanan bergizi seimbang

KOMPAS.com - Lemak jenuh seringkali disebut dengan lemak jahat karena efeknya yang sangat buruk bagi kesehatan.

Sebenarnya, lemak merupakan senyawa yang berperan penting bagi kesehatan kita.

Lemak juga terdiri dari berbagai jenis, yakni lemak jenuh, lemak tak jenuh, dan lemak trans.

Semua jenis lemak ini terbuat dari molukul karbon, hidrogen, dan oksige.

Namun, lemak jenuh terbuat dari molekul hidrogen yang hanya mengandung ikatan tunggal antar molekul.

Itu sebabnya,lemak jenuh menjadi padat pada suhu kamar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Waspadai, Ini 7 Penyakit yang Ditandai dengan Batuk Kering

Jenis makanan yang mengandung lemak jenuh antara lain:

  • daging sapi
  • kulit unggas
  • produk susu tinggi lemak seperti mentega, keju, krim asam, es krim
  • minyak tropis (minyak kelapa, minyak kelapa sawit, mentega kakao).

Efek lemak jenuh pada kesehatan

Lemak jenuh mudah kita temui dalam makanan seperti mentega, daging merah dan keju.

Mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh telah terbukti dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Pasalnya, jenis lemak ini bisa memicu peningkatan kadar kolesterol jahat, yang merupakan faktor utama gangguan kardiovaskular.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X