Alasan Luka Susah Sembuh pada Penderita Diabetes

Kompas.com - 17/09/2020, 18:06 WIB
Ilustrasi diabetes ThinkstockIlustrasi diabetes

KOMPAS.com - Saat mengalami luka atau goresan di kulit, penderita diabetes biasanya membutuhkan waktu lama untuk menyembuhkannya. 

Tentunya, kondisi ini bisa meningkatkan risiko infeksi dan berbagai komplikasi lainnya.

Kadar gula darah yang tinggi pada penderita diabetes bisa mempengaruhi saraf dan menyebabkan sirkulasi dara memburuk.

Hal ini akan menyulitkan darah menjangkau area tubuh yang mengalami luka.

Akibatnya, proses penyembuhan luka pun butuh waktu lama. Itu sebabnya, penderita diabetes harus menjaga gula darah agar tetap stabil agar proses penyembuhan luka bisa berjalan cepat.

Baca juga: 5 Tanda Melemahnya Sistem Imun yang Kerap Tak Disadari

Komplikasi

Lamanya proses penyembuhan luka bisa menimbulkan berbagai komplikasi, seperti infeksi.

Infeksi ini bisa menyebar ke seluruh bagian tubuh sepert otot dan tulang.

Infeksi juga bisa menyebabkan ganggren atau matinya jaringan yang menjadi penyebab umum amputasi pada sebagian besar penderita diabetes.

Infeksi yang tidak terkontrol juga bisa menyebabkan sepsis atau komplikasi infeksi yang mengancam nyawa.

Bagaimana cara mencegahnya?

Untuk mencegah komplikasi tersebut, penderita diabetes bisa melakukan langkah-langkah berikut:

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X