Kompas.com - 01/11/2020, 09:05 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Stres memang terbukti dapat memicu berbagai masalah kesehatan, seperti insomnia, penambahan berat badan, hingga tekanan darah.

Faktanya, stres tidak selalu memicu hal buruk. Adakalanya, stres justru mendatangkan hal positif untuk diri kita.

Memang stres kronis bisa menyebabkan berbagai gangguan bagi fisik dan mental kita.

Baca juga: Mengenal Detoks Dopamin, Cara Lepaskan Diri Kesenangan Sementara

Akan tetapi, stres yang terjadi dalam batasan wajar akan mendatangkan berbagai keuntungan, seperti berikut:

1. Meningkatkan fungsi kognitif

Rasa gugup dan panik yang muncul karena stres sedang juga bisa meningkatkan kinerja otak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pasalnya, stres bisa memperkuat hubungan antara neuron di otak, meningkatkan daya ingat dan rentang perhatian, serta membantu meningkatkan produktivitas.

Riset dari University of Berkeley yang melakukan uji coba pada tikus juga membuktikan, stres singkat menyebabkan sel induk di otak berkembang biak menjadi sel saraf baru.

Hal ini bisa memicu peningkatan kinerja mental setelah dua minggu. Performa otak yang lebih baik bisa meningkatkan kinerja otak saat stres.

2. Mencegah infeksi

Saat stres, tubuh akan mengeluarkan respons "fight atau flight". Respon tersebut sebenarnya dirancang untuk melindungi kita, baik dari cedera atau ancaman lainnya.

Tak hanya itu, stres juga memicu pengeluaran hormon tertentu. Dalam jumlah yang wajar, hormon stres juga membantu melindungi dari infeksi.

Stres sedang merangsang produksi bahan kimia yang disebut interleukin dan memberi dorongan dengan cepat pada sistem kekebalan untuk melindungi dari penyakit.

3. Memberi energi

Menurut psikolog Deborah Serani, stres jangka pendek dapat meningkatkan energi.

Serani juga mengatakan, stres juga bisa memberikan motivasi, mempertajam indera, dan membantu pemecahan masalah.

"Stres yang baik sebenarnya menciptakan jalur saraf baru dan merangsang endorfin yang sehat," ucap Serani.

4. Meningkatkan perkembangan janin

Bagi ibu hamil, stres kronis memang bisa berdampak negatif bagi ibu dan bayi. Meski demikian, stres dalam batasan wajar juga bisa memberi sisi positif.

Hal ini telah dibuktikan oleh riset dari Johns Hopkins 2006 telah membuktikannya.

Riset tersebut meneliti 137 wanita yang sedang berada di trimester dua masa kehamilan.

Baca juga: 6 Penyakit yang Bisa Hilangkan Keseimbangan Tubuh

Dari riset tersebut, peneliti membuktikan bayi yang lahir dari wanita yang mengalami stres ringan di masa kehamilan memiliki keterampilan perkembangan awal yang lebih baik pada usia 2 tahun dibandingkan bayi yang lahir dari ibu yang tidak mengalami stres.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyakit Peyronie

Penyakit Peyronie

Penyakit
6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

Health
Penyakit Retina

Penyakit Retina

Penyakit
6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

Health
Bronkopneumonia

Bronkopneumonia

Penyakit
3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

Health
Ruam Popok

Ruam Popok

Penyakit
8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

Health
Gagal Ginjal Akut

Gagal Ginjal Akut

Penyakit
Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Health
Orthorexia

Orthorexia

Penyakit
4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

Health
IUGR

IUGR

Penyakit
Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Health
Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.