Kompas.com - 24/11/2020, 10:10 WIB
Ilustrasi kanker paru Ilustrasi kanker paru

KOMPAS.com - Kanker paru-paru adalah pertumbuhan sel abnormal atau tumor ganas yang bermula dari organ paru-paru.

Kanker paru-paru kebanyakan dimulai dari sel pelapis saluran organ vital dari sistem pernapasan ini.

Beberapa jenis kanker paru-paru menyebar dengan cepat ke bagian tubuh lainnya. Tapi, terkadang kanker ini tumbuh lambat dan mudah diobati.

Baca juga: 4 Gejala Kanker Paru-paru Sesuai Jenisnya

Melansir Mount Sinai, gejala kanker paru-paru tahap awal kerap tak menimbulkan tanda khusus.

Namun, ada juga penderita yang bisa merasakan perubahan kondisi tubuh terkait kanker.

Umumnya, gejala kanker paru-paru baru muncul setelah penyakit bertambah parah dan kanker menyebar ke bagian tubuh lain.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

5 Penyebab Kanker Paru-paru, Tak Hanya Rokok
Paparan asap rokok merupakan penyebab utama penyakit kanker paru-paru. Tapi, ada juga orang yang tak pernah terpapar asap rokok terkena penyakit ini.
Bagikan artikel ini melalui

Beberapa ciri-ciri kanker paru-paru di tahap awal yang jamak dirasakan penderitanya antara lain:

  • Dada terasa nyeri
  • Batuk tak kunjung sembuh
  • Batuk berdarah atau muncul darah di dahak
  • Kelelahan
  • Berat badan turun tanpa sebab jelas
  • Tidak berselera makan
  • Kerap sesak napas

Kanker paru-paru stadium lanjut acapkali menimbulkan tanda nyeri tulang, suara serak sampai hilang, nyeri sendi, sakit bahu, susah menelan, wajah dan lengan bengkak, dan badan lemas.

Baca juga: Siapa yang Berisiko Besar Terkena Penyakit Kanker Paru-paru?

Kanker paru-paru dapat terjadi karena perubahan atau mutasi sel di paru-paru.

Penyebab kanker paru-paru bisa dipengaruhi beberapa faktor. Melansir American Lung Association, berikut beberapa kondisi yang memicu mutasi atau perubahan sel di paru-paru biang kanker:

1. Rokok

Ilustrasi rokokShutterstock Ilustrasi rokok
Merokok adalah penyebab kanker paru-paru yang utama. Sekitar 90 persen kasus kanker paru-paru terkait dengan rokok.

Asap rokok mengandung beragam bahan kimia yang bisa memicu kanker paru-paru.

Bahaya rokok yang bisa memicu kanker paru-paru ini tidak hanya mengancam perokok aktif.

Perokok pasif atau orang yang terpapar asap rokok bisa memiliki risiko sejenis.

Bahkan, orang yang sudah berhenti merokok risikonya terkena kanker paru-paru tidak serta-merta hilang. Namun, risikonya bisa lebih rendah daripada perokok aktif.

Untuk mencegah penyakit kanker paru-paru, jangan merokok dan hindari papar asap rokok.

2. Paparan gas radon

Penyebab kanker paru-paru yang tak kalah berbahaya dari paparan asap rokok adalah radon.

Radon adalah gas radioaktif yang tidak berwarna, tidak berbau, dan secara alami bisa ditemui di sejumlah wilayah.

Gas ini bisa muncul melalui tanah atau celah kecil di antaranya tanah.

Paparan radon ditambah asap rokok dapat membuat risiko seseorang terkena penyakit kanker paru jadi meningkat pesat.

Untuk menurunkan risiko kanker paru-paru, pastikan mengecek rumah atau tempat tinggal bebas gas radioaktif ini dengan alat uji radon.

Baca juga: Sistem Pernapasan: Fungsi, Organ, Cara Menjaga agar Tetap Sehat

3. Paparan bahan kimia berbahaya

Ilustrasi arsenikShutterstock.com Ilustrasi arsenik
Penyebab kanker paru-paru selain merokok juga bisa berasal dari bahan kimia berbahaya seperti asbes, uranium, arsenik, kadmium, kromium, nikel, sampai produk minyak bumi.

Pastikan Anda terlindungi dari paparan bahan kimia berbahaya tersebut.

Jika tempat bekerja rentan paparan bahan kimia berbahaya tersebut,
gunakan masker atau alat pelindung diri lainnya sesuai standar kesehatan dan keselamatan.

4. Polusi udara

Penyebab kanker paru-paru yang tak boleh disepelekan lainnya adalah polusi udara.

Penelitian menunjukkan, polusi udara berupa campuran partikel padat dan cair dari gas buang kendaraan bermotor bisa meningkatkan risiko kanker.

Kurangi risiko kanker paru-paru ini dengan bersama-sama orang sekitar dan komunitas untuk mengurangi polusi udara.

Baca juga: 6 Cara Merawat Organ Pernapasan Agar Tetap Sehat

5. Faktor keturunan

Penyebab kanker paru-paru juga dapat berasal dari perubahan gen atau mutasi DNA terkait faktor keturunan.

Penderita kanker paru-paru bisa mewarisi perubahan DNA tertentu biang penyakit kanker ini.

Tak pelak, orang yang memiliki orangtua atau saudara kandung penderita kanker paru-paru, lebih berisiko terkena penyakit ini.

Penyakit kanker paru-paru bisa diketahui lewat pemeriksaan fisik, rontgen, atau CT scan paru-paru.

Jika ada anggota keluarga yang pernah menderita kanker paru-paru, pastikan Anda menyampaikan informasi tersebut kepada dokter.

Lebih cepat penyakit ini terdeteksi, kanker paru-paru lebih mudah diatasi.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
Displasia Pinggul

Displasia Pinggul

Penyakit
8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

Health
Radang Permukaan Lidah

Radang Permukaan Lidah

Penyakit
13 Makanan untuk Melancarkan BAB

13 Makanan untuk Melancarkan BAB

Health
Gusi Bengkak

Gusi Bengkak

Penyakit
13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

Health
Biang Keringat

Biang Keringat

Penyakit
Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Health
Mata Gatal

Mata Gatal

Penyakit
Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Health
Iritis

Iritis

Penyakit
6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Gusi

Abses Gusi

Penyakit
Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.