Kompas.com - 28/04/2020, 10:10 WIB
Ilustrasi sistem pernapasan shutterstock.comIlustrasi sistem pernapasan

KOMPAS.com - Sistem pernapasan adalah sekumpulan jaringan organ yang membantu tubuh bernapas.

Sistem pernapasan membantu tubuh menyerap oksigen dari udara dan membuang gas sisa seperti karbondioksida dari darah.

Dengan dukungan oksigen, seluruh organ dapat berfungsi dengan normal.

Berikut fungsi sistem pernapasan, organ pernapasan, dan cara memelihara organ pernapasan.

Baca juga: Apa yang Terjadi dengan Paru-paru saat Tubuh Terinfeksi Virus Corona?

Fungsi sistem pernapasan

Melansir Cleveland Clinic, sistem pernapasan memiliki banyak fungsi.

Tak hanya membantu Anda bernapas, fungsi sistem pernapasan lainnya, yakni:

  • Membuat Anda bisa bicara dan membaui sesuatu
  • Mengalirkan udara sesuai suhu tubuh dan melembabkannya sesuai kondisi tubuh
  • Melindungi saluran udara dari zat berbahaya dan iritasi

Baca juga: Awas Berbagi Handuk Saat Liburan Bisa Picu Kurap Hingga Infeksi Paru

Organ pernapasan manusia

Untuk menjalankan beragam fungsi sistem petnapasan, tubuh membutuhkan sinergi organ-organ pernapasan. Bagian jaringan organ pernapasan manusia tersebut terdiri atas:

  • Mulut dan hidung: pintu masuk keluar udara ke tubuh
  • Sinus: ruang sela di antara tulang kepala yang mengatur suhu dan kelembaban udara yang dihirup
  • Tenggorokan: tabung yang mengalirkan udara dari mulut dan hidung ke batang trakea
  • Trakea: bagian tubuh yang menghubungkan tenggorokan dan paru-paru
  • Tabung bronkial: tabung di bawah tenggorokan yang terhubung ke paru-paru
  • Paru-paru: organ yang mengeluarkan oksigen dan memasok ke seluruh tubuh
  • Diafragma: otot yang membanu paru-paru menarik dan mengeluarkan udara
  • Tulang rusuk: tulang yang mengelilingi dan melindungi paru-paru
  • Alveoli: kantong udara kecil di paru-paru sebagai tempat pertukaran oksigen dan karbon dioksida
  • Bronkiolus: cabang dari bronkial yang mengarah ke alveoli
  • Kapiler: pembuluh darah di dinding alveoli yang menggerakkan oksigen dan karbon dioksida
  • Lobus paru-paru: bagian paru-paru berbentuk bulat, tiga di paru-paru kanan dan dua di paru-paru kiri
  • Pleura: kantung tipis yang mengelilingi lobus paru-paru
  • Cilia: rambut kecil yang berguna menyaring debu dan alergen dari saluran pernapasan
  • Laring: organ berongga yang dapat mengeluarkan suara saat udara masuk dan keluar

Baca juga: Tidur dengan Kipas Angin Menyala, Bagaimana Baiknya?

Cara merawat organ pernapasan

Beragam kondisi dapat memengaruhi organ pernapasan tubuh manusia.

Di antaranya karena iritasi bakteri atau virus yang menyebabkan kuman.

Bisa juga karena peradangan, iritasi, dan nyeri karena berbagai penyakit.

Melansir WebMD, berbagai penyakit yang menyerang organ pernapasan di antaranya: asma, bronkiektasis, penyakit paru obstruktif kronik, radang paru-paru, TBC.

Selain itu, ada juga penyakit kanker paru-paru, fibrosis kistik, efusi pleura, dan sarkoidosis.

Baca juga: Mengapa Penderita TBC Mengalami Penurunan Berat Badan?

Cara untuk menjaga organ pernapasan agar ajek sehat bisa dilakukan dengan berbagai langkah. Di antaranya:

  1. Hindari polutan yang dapat merusak saluran udara, di antaranya asap, bahan kimia, dan gas radioaktif
  2. Kenakan masker jika Anda terpapar asap, debu, atau jenis polutan lainnya
  3. Hindari merokok dan terpapar asap rokok
  4. Konsumsi asupan sehat yang mengandung banyak buah dan sayuran
  5. Minum air putih yang cukup agar tubuh tetap terhidrasi
  6. Berolahraga secara teratur
  7. Cegah infeksi dengan mencuci tangan sesering mungkin
  8. Lakukan vaksinasi secara berkala.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X