Kompas.com - 13/01/2021, 08:07 WIB
Ilustrasi tenggorokan. Studio KIWI/SHUTTERSTOCKIlustrasi tenggorokan.

KOMPAS.com – Sakit tenggorokan adalah rasa sakit, gatal, atau iritasi pada tenggorokan yang sering memburuk saat proses menelan.

Merangkum Health Line, penyebab paling umum dari sakit tenggorokan (faringitis) adalah infeksi virus, seperti pilek atau flu.

Sakit tenggorokan yang disebabkan oleh virus biasanya dapat sembuh dengan sendirinya.

Baca juga: 7 Penyebab Sakit Tenggorokan dan Cara Mengatasinya

Sementara, radang tenggorokan (infeksi streptokokus), jenis sakit tenggorokan yang kurang umum yang disebabkan oleh bakteri, biasanya memerlukan pengobatan dengan antibiotik untuk mencegah komplikasi.

Sedangkan, penyebab sakit tenggorokan lain yang kurang umum mungkin memerlukan perawatan yang lebih kompleks.

Beberapa hal di luar infeksi virus dan bakteri yang bisa juga menjadi penyebab sakit tenggorokan antara lain, yakni:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Alergi

Alergi bulu hewan peliharaan, jamur, debu dan serbuk sari bisa menyebabkan sakit tenggorokan.

Masalahnya mungkin diperumit oleh tetesan postnasal, yang dapat mengiritasi dan meradang tenggorokan.

2. Udara kering

Udara dalam ruangan yang kering bisa membuat tenggorokan terasa kasar dan gatal.

Baca juga: 13 Gejala Amandel yang Perlu Diwaspadai

3. Bernapas melalui mulut

Bernapas melalui mulut sering kali dilakukan atau terjadi karena hidung tersumbat kronis.

Kondisi ini juga dapat menyebabkan sakit tenggorokan yang kering.

4. Iritan

Polusi udara luar ruangan dan polusi dalam ruangan seperti asap tembakau atau bahan kimia dapat menyebabkan sakit tenggorokan kronis.

5. Merokok hingga konsumsi alkohol

Merokok, minum alkohol, dan makan makanan pedas juga dapat mengiritasi tenggorokan.

6. Ketegangan otot

Seseorang dapat meregangkan otot di tenggorokan dengan berteriak, berbicara keras, atau berbicara dalam waktu lama tanpa istirahat.

Baca juga: 17 Makanan yang Mengandung Protein Tinggi

7. Penyakit gastroesophageal reflux (GERD)

GERD adalah gangguan sistem pencernaan dimana asam lambung kembali naik ke dalam pipa makanan (kerongkongan).

Tanda atau gejala GERD lainnya mungkin termasuk mulas, suara serak, regurgitasi isi perut dan sensasi benjolan di tenggorokan.

8. Infeksi HIV

Sakit tenggorokan dan gejala mirip flu lainnya terkadang muncul lebih awal setelah seseorang terinfeksi HIV.

Selain itu, seseorang yang HIV-positif mungkin mengalami sakit tenggorokan kronis atau berulang karena infeksi jamur yang disebut sariawan atau karena infeksi virus yang disebut cytomegalovirus (CMV), yang dapat menjadi serius pada orang dengan sistem kekebalan yang terganggu.

9. Tumor

Tumor kanker tenggorokan, lidah atau kotak suara (laring) dapat menyebabkan sakit tenggorokan.

Tanda atau gejala lainnya mungkin termasuk suara serak, kesulitan menelan, pernapasan berisik, benjolan di leher, dan darah dalam air liur atau dahak.

Baca juga: 3 Penyebab Amandel yang Perlu Diwaspadai

Gejala sakit tenggorokan

Melansir Mayo Clinic, gejala sakit tenggorokan bisa bermacam-macam tergantung penyebabnya.

Tanda dan gejalanya mungkin termasuk:

  • Nyeri atau sensasi gatal di tenggorokan
  • Nyeri yang bertambah parah saat menelan atau berbicara
  • Kesulitan menelan
  • Sakit, kelenjar bengkak di leher atau rahang
  • Amandel membengkak, merah
  • Bercak putih atau nanah pada amandel
  • Suara serak atau teredam

Baca juga: 13 Gejala Amandel yang Perlu Diwaspadai

Sementara, infeksi yang menyebabkan sakit tenggorokan dapat menyebabkan tanda dan gejala lain, termasuk:

  • Demam
  • Batuk
  • Pilek
  • Bersin
  • Pegal-pegal
  • Sakit kepala
  • Mual atau muntah

Lantas, kapan harus ke dokter ketika sakit tenggorokan?

Untuk anak-anak, sebaiknya segera bawa mereka ke dokter jika sakit tenggorokan yang dialami tidak kunjung sembuh dengan minuman pertama di pagi hari, saran American Academy of Pediatrics.

Dapatkan perawatan segera jika anak Anda mengalami tanda dan gejala yang parah seperti:

  • Sulit bernafas
  • Kesulitan menelan
  • Air liur yang tidak biasa, yang mungkin mengindikasikan ketidakmampuan untuk menelan

Baca juga: 9 Cara Mengatasi Hidung Tersumbat Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

Jika Anda sudah dewasa, temui dokter jika Anda mengalami sakit tenggorokan dan salah satu masalah terkait berikut ini, menurut American Academy of OtolaryngologyHead and Neck Surgery:

  • Sakit tenggorokan yang parah atau berlangsung lebih dari seminggu
  • Kesulitan menelan
  • Sulit bernafas
  • Kesulitan membuka mulut
  • Nyeri sendi
  • Sakit telinga
  • Ruam
  • Demam lebih tinggi dari 38,3 derajat Celcius
  • Darah di air liur atau dahak
  • Sakit tenggorokan yang sering kambuh
  • Benjolan di leher
  • Suara serak berlangsung lebih dari dua minggu
  • Bengkak di leher atau wajah

Baca juga: 25 Penyebab Hidung Tersumbat dan Cara Mengatasinya

Diagnosis sakit tenggorokan

Melansir Medical News Today, jika seorang dokter mencurigai bahwa penyebab sakit tenggorokan adalah bakteri, mereka biasanya akan memulai dengan melakukan swab untuk pengujian di laboratorium guna menentukan apakah terdapat infeksi radang.

Ada beberapa cara untuk melakukan ini.

Dokter mengambil sampel dengan menyentuh bagian belakang tenggorokan dan amandel dengan aplikator berujung kapas.

Di laboratorium, petigas akan mengolesi sampel dalam wadah kultur.

Jika ada bakteri strep, ia akan tumbuh. Ini biasanya membutuhkan waktu 24 jam.

Tes strep cepat dapat memberikan hasil dalam beberapa menit.

Terkadang dokter akan merekomendasikan tes kultur untuk memastikan hasil negatif dari tes strep cepat.

Jika hasil tes negatif, infeksi disebabkan oleh virus, dan antibiotik tidak akan membantu.

Jika tes strep positif, dokter dapat meresepkan antibiotik.

Sementara itu, ketika dokter mencurigai penyebab sakit tenggorokan adalah infeksi virus, mereka dapat merekomendasikan tes darah untuk memastikannya.

Baca juga: 5 Gejala Gondok yang Perlu Diwaspadai

Ingatlah, terkadang, sakit tenggorokan bisa terjadi karena alasan lain, seperti tumor.

Jika masalah tidak kunjung hilang, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menemukan penyebabnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Nyeri Tumit
Nyeri Tumit
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Penyebab Keluar Darah Setelah Berhubungan Seks Tapi Tidak Haid

10 Penyebab Keluar Darah Setelah Berhubungan Seks Tapi Tidak Haid

Health
7 Penyebab Puting Berwarna Hitam, Bisa KB hingga Kanker

7 Penyebab Puting Berwarna Hitam, Bisa KB hingga Kanker

Health
Vulvodynia

Vulvodynia

Health
8 Penyebab Demam pada Bayi yang Perlu Diketahui

8 Penyebab Demam pada Bayi yang Perlu Diketahui

Health
Skizorenia Paranoid

Skizorenia Paranoid

Penyakit
13 Gejala Awal Lupus yang Harus Diperhatikan

13 Gejala Awal Lupus yang Harus Diperhatikan

Health
Asites

Asites

Penyakit
15 Gejala Serangan Panik yang Perlu Diketahui

15 Gejala Serangan Panik yang Perlu Diketahui

Health
Anemia

Anemia

Penyakit
Cara Mudah Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Cara Mudah Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Health
Aritmia

Aritmia

Penyakit
Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Darah Tinggi?

Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Darah Tinggi?

Health
Mikosis

Mikosis

Penyakit
Bahaya Buat Kesehatan Mental, Kenali 7 Tanda Toxic Parent

Bahaya Buat Kesehatan Mental, Kenali 7 Tanda Toxic Parent

Health
Ablasi Retina

Ablasi Retina

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.