Kompas.com - 11/01/2021, 18:05 WIB

KOMPAS.com – Radang amandel atau tonsilitis dapat terjadi pada semua usia.

Tapi, penyakit ini kebanyakan menyerang anak-anak.

Radang amandel paling sering didiagnosis pada anak-anak dari usia pra-sekolah hingga pertengahan remaja.

Baca juga: 13 Gejala Amandel yang Perlu Diwaspadai

Amandel atau tonsil sendiri adalah dua kelenjar getah bening yang terletak di belakangan kiri dan kanan tenggorokan.

Organ ini berfungsi sebagai mekanisme pertahanan dan membantu mencegah tubuh terkena infeksi.

Melansir Health Line, apabila tidak mendapatkan penanganan tepat, terjadi berulang, atau tergolong kronis, radang amandel bisa menyebabkan sejumlah komplikasi.

Ini termasuk:

  • Kesulitan bernapas
  • Gangguan pernapasan saat tidur (apnea tidur obstruktif)
  • Infeksi yang menyebar jauh ke dalam jaringan sekitarnya (selulitis tonsil)
  • Infeksi yang menghasilkan kumpulan nanah di belakang tonsil (abses peritonsillar)

Jika Anda menderita radang amandel kronis atau radang amandel berulang, dokter mungkin akan merekomendasikan operasi amandel untuk mengangkat tonsil dengan pembedahan (tonsilektomi).

Oleh sebab itu, radang amandel termasuk kondisi yang layak untuk diwaspadai.

Baca juga: Amandel: Gejala, Penyebab, Komplikasi, dan Cara Mengobati

Penyebab amandel

MerangkumMedical News Today, setidaknya ada 3 hal yang dapat menjadi penyebab amandel.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Hernia
Hernia
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.