Kompas.com - 13/07/2021, 10:30 WIB
Ilustrasi stres. ShutterstockIlustrasi stres.

KOMPAS.com - Para pasien Covid-19 yang mengalami gejala ringan dan tanpa gejala diharuskan untuk isolasi mandiri di rumah atau di shelter khusus.

Langkah ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona baru, SARS-CoV-2.

Namun, selama isolasi mandiri, tak jarang banyak permasalahan yang harus dihadapi, salah satunya adalah stres.

Sebuah ulasan studi berjudul “The psychological impact of quarantine and how to reduce it: rapid review of the evidence” menunjukkan bahwa isolasi mandiri menyebabkan efek psikologis negatif termasuk gejala stres pasca-trauma, kebingungan, dan kemarahan.

Baca juga: Benarkah Stres Bisa Menyebabkan Diabetes?

Stresor yang menjadi pemicu antara lain durasi isolasi mandiri yang lebih lama, ketakutan akan infeksi, frustrasi, kebosanan, ekonomi yang tidak memadai, informasi yang tidak memadai, kerugian finansial, dan stigma.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menghimpun dari ARQ National Psychotrauma Centre, biasanya, orang yang mengalami stres akan merasakan beberapa perasaan berikut.

  • Merasa khawatir akan menularkan ke orang lain.
  • Membayangkan bahwa skenario terburuk akan menjadi kenyataan, membuat Anda merasa cemas, sedih, atau gelisah.
  • Merasa bersalah tentang perilaku sendiri yang mungkin menyebabkan Anda – atau orang lain – terinfeksi.
  • Merasa marah atau cemas karena kebebasan Anda untuk sementara dibatasi.
  • Merasa murung atau mudah tersinggung.
  • Merasa kesepian dan terisolasi karena kontak Anda dengan orang lain terbatas.
  • Mengalami perasaan gelisah dan tidak berdaya, atau kurangnya kontrol.
  • Lebih waspada dari biasanya atau merasa tidak aman.

Baca juga: 6 Perbedaan Burnout dan Stres, Sekilas Serupa Tapi Tak Sama

Jika Anda merasakan hal-hal demikian, ada beberapa cara mengatasi stres saat isolasi mandiri.

Berikut ini beberapa langkah yang bisa dilakukan

  • Evaluasi perasaan yang dirasakan dengan menanyakan beberapa pertanyaan ke diri sendiri, seperti “Bagaimana perasaan saya hari ini?”
  • Buatlah jadwal rutinitas harian dengan menetapkan jadwal dan tujuan realistis.
  • Rangkul emosi yang dirasakan dan terimalah. Bicaralah dengan orang yang dipercayai melalui pesan singkat atau telepon.
  • Jangan mengikuti berita terkini tentang Covid-19 untuk sementara waktu karena bisa menjadi trigger stressor.
  • Cobalah untuk mengalihkan perhatian dan kekhawatiran dengan melakukan hal-hal yang menyenangkan, seperti menonton film atau membaca buku.
  • Buatlah jurnal harian, bermain gim menantang sehingga mental akan terus beraktivitas.
  • Tetap berhubungan dengan teman, keluarga, dan kolega melalui telepon atau WhatsApp.
  • Jangan mengonsumsi alkohol, tembakau, atau narkoba sebagai pelarian.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

14 Makanan untuk Bantu Mengatasi Sembelit

14 Makanan untuk Bantu Mengatasi Sembelit

Health
8 Penyebab Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

8 Penyebab Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

Health
4 Cara Mengobati Penyakit Prostat, Tak Selalu Perlu Operasi

4 Cara Mengobati Penyakit Prostat, Tak Selalu Perlu Operasi

Health
Ejakulasi Tertunda

Ejakulasi Tertunda

Penyakit
4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

Health
Liposarkoma

Liposarkoma

Penyakit
7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

Health
Batu Empedu

Batu Empedu

Penyakit
12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

Health
Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Penyakit
4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

Health
Gastroparesis

Gastroparesis

Penyakit
Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Trikotilomania

Trikotilomania

Penyakit
Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.