Kompas.com - 23/08/2021, 10:31 WIB

Terlalu banyak kortisol dapat menyebabkan efek berbahaya pada tubuh.

Sebuah studi pada 144 wanita muda menemukan bahwa tingkat stres yang lebih tinggi menyebabkan lebih banyak jerawat.

Kortisol juga dapat menyebabkan kulit memproduksi lebih banyak sebum, atau minyak, yang berpotensi menyebabkan jerawat.

Kadar kortisol yang tinggi secara kronis dapat memengaruhi masalah kesehatan lain yang mungkin terkait dengan jerawat, termasuk:

penambahan berat badan

  • depresi
  • masalah pencernaan
  • kecemasan

Selanjutnya, kafein dapat mengganggu tidur yang dapat mempengaruhi kadar kortisol.

Kurangnya kualitas tidur dapat menyebabkan tubuh melepaskan lebih banyak kortisol sehingga meningkatkan peradangan.

Peradangan ini dapat mempengaruhi kulit dan menyebabkan lebih banyak jerawat.

Untuk membantu menghindari beberapa efek potensial dari kopi, orang mungkin perlu menghindari kafein beberapa jam sebelum tidur.

Baca juga: Mengapa saat Pubertas Biasanya Disertai dengan Munculnya Jerawat?

Insulin

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.