Kompas.com - 24/05/2022, 08:01 WIB

KOMPAS.com - Ketika gigi bungsu bermasalah, dokter biasanya menganjurkan operasi untuk mencegah komplikasi kesehatan lainnya.

Bagi awam yang belum pernah menjalaninya, operasi gigi bungsu ini tentu menimbulkan banyak pertanyaan.

Seperti, apakah operasi gigi bungsu harus bius total sampai prosedurnya. Untuk mengetahui jawaban pertanyaan ini, simak penjelasan berikut.

Baca juga: Persiapan sampai Perawatan Pasca-operasi Gigi Bungsu

Apakah operasi gigi bungsu harus bius total?

Operasi gigi bungsu tidak selalu menggunakan bius total. Dokter gigi dan ahli bedah bisa menggunakan pilihan bius lokal atau total, tergantung kondisi gigi dan kesehatan penderita.

Dikutip dari laman resmi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada, biasanya operasi gigi bungsu perlu bius total apabila:

  • Gigi bungsu dicabut bersama gigi lain, atau lebih dari satu gigi yang dicabut
  • Gigi bungsu yang dicabut posisinya cukup dalam
  • Penderita mengalami kecemasan
  • Penderita memiliki komorbid atau penyakit penyerta
  • Ada kelainan di gigi bungsu, seperti tumbuh kista, tumor rahang, tumor jinak di jaringan lunak, atau perikoronitis
  • Penderita susah membuka mulut

Di luar kondisi di atas, dokter gigi dan ahli bedah terkadang juga memiliki pertimbangan medis khusus bagi penderita saat operasi gigi bungsu perlu bius total.

Dilansir dari Mayo Clinic, bius total saat operasi gigi bungsu bisa diberikan lewat hirup atau cairan infus.

Setelah itu, tim ahli bedah akan memantau obat, pernapasan, suhu tubuh, cairan, dan tekanan darah.

Selama menjalani operasi gigi bungsu dengan bius total, penderita tidak akan merasakan sakit dan tidak sadarkan diri untuk sementara.

Baca juga: Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Prosedur operasi gigi bungsu

Selama operasi gigi bungsu, dokter gigi dan ahli bedah akan:

  • Memberikan bius untuk menghilangkan rasa sakit, bisa total atau lokal
  • Membuat sayatan di jaringan gusi agar gigi mudah dicabut
  • Menghilangkan tulang yang menghalangi akses ke akar gigi
  • Memotong gigi yang akan dicabut menjadi beberapa bagian agar lebih mudah dicabut
  • Mencabut gigi
  • Membersihkan gigi yang dicabut serta bagian sekitarnya dari kotoran dan sebagainya
  • Mejahit luka hingga tertutup untuk membantu mempercepat proses penyembuhan
  • Menempatkan kain kasa di atas gigi yang dicabut untuk mengontrol pendarahan

Jangan khawatir, operasi gigi bungsu umumnya tidak berbahaya dan tidak menyebabkan komplikasi jangka panjang.

Risiko komplikasi pasca-operasi gigi bungsu biasanya berasal dari infeksi bakteri karena perawatan yang tidak tepat.

Untuk itu, pastikan Anda mengikuti petunjuk perawatan pasca-operasi gigi bungsu dengan seksama.

Baca juga: Apakah Gigi Bungsu Harus Dicabut?

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.