Minggu, 23 November 2014 07:49

KONSULTASI / KESEHATAN JIWA

KONSULTASI KESEHATAN JIWA

Bersama dr Andri, SpKJ, FAPM

Bersama dr Andri,SpKJ,FAPM Psikiater dengan kekhususan di bidang Psikosomatik Medis dan Psikiatri Liaison. Penanggung jawab Klinik Psikosomatik RS Omni, Alam Sutera, Tangerang. Anggota dari American Psychosomatic Society dan Fellow of The Academy of Psychosomatic Medicine.

Insomnia Akibat Trauma

Rabu, 7 Maret 2012 | 07:47 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
shutterstock

TANYA :  

Dok, sudah 2,5 tahun ini saya susah tidur. Dalam 24 jam, mungkin hanya 1 atau 2 jam saya tidur. Insomnia saya ini bermula dari trauma setelah kemalingan. Setelah kejadian itu, saya menjadi susah tidur karena memikirkan barang berharga saya yang dicuri tersebut. Efeknya adalah kepala saya menjadi berat, mata juga terasa berat tapi tidak bisa dibawa tidur. Hidung terasa tersumbat, perut saya terasa penuh dan BAB bisa hanya sekali dalam seminggu sehingga saya harus mengurangi makan dengan puasa Senin Kamis.

Selain itu, tangan saya sering terasa kram. Pekerjaan seperti membuat laporan, saya guru Bimbingan dan Konseling SMU, menjadi susah untuk saya kerjakan. Karena tidak bisa banyak melaksanakan tugas saya merasa tidak dibutuhkan di sekolah. Di lingkungan rumah pun saya malas untuk bertemu dengan para tetangga. Saya lebih banyak mengurung diri di dalam rumah. Sementara itu suami saya sepertinya kurang mendukung untuk kesembuhan Ssaya. Dia sering marah dengan sikap saya ini. Bagaimana saya dapat lepas dari kondisi seperti ini ya dok. Bagaimana saya bisa tidur seperti orang kebanyakan lainnya? Mohon bantuannya.... Terima kasih.

(Elita, 47, Sijunjung)

JAWAB :

Ibu Elita yang baik,

Saya turut prihatin atas apa yang telah terjadi pada ibu. Sulit tidur memang bukan masalah biasa dan harus ditangani. Hal ini karena sulit tidur bisa menjadi pintu masuk gangguan kejiwaan lain yang lebih berat. Jika melihat gejala-gejala yang ibu sebutkan sepertinya gangguan tidur ibu telah menyebabkan keluhan-keluhan psikosomatik bahkan mulai mengarah ke kondisi depresi seperti mulai merasa malas bergaul, tidak ada semangat dan mulai mengurung diri.

Trauma terkait kehilangan sesuatu yang berharga atau dicintai memang sering kali menjadi suatu pemicu kondisi seperti yang ibu ceritakan. Ada baiknya kondisi seperti ini ditangani dengan segera. Ibu memerlukan bantuan psikiater yang juga memahami kondisi ibu baik fisik maupun psikis. Keluhan-keluhan fisik ibu memang mungkin bisa jadi berasal dari ketidakseimbangan sistem di otak karena kesulitan tidur yang sudah berlangsung lama dan ini perlu penanganan segera.

Mungkin yang bisa pertama kali dilakukan adalah membantu ibu untuk bisa tidur lebih baik lagi. Pengalaman klinis saya terhadap pasien-pasien gangguan insomnia kebanyakan dasar dari insomnianya adalah gangguan cemas atau depresi. Terapi difokuskan selain kepada gejala yang ada saat ini yaitu insomnia juga kepada diagnosis dasarnya. Hal ini agar nantinya keseimbangan di otak ibu kembali tercapai dan tidur yang berkualitas akan diraih.
Semoga membantu

Salam Sehat Jiwa
 

 


Editor :
Asep Candra
Tahun

Cm    Kg
Laki-laki    Perempuan


Incorrect please try again

ReLoad

Hanya pertanyaan-pertanyaan terpilih yang akan dimuat


IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui