Rabu, 23 Juli 2014 16:36

KONSULTASI / SEKS - ARTIKEL

KONSULTASI SEKS

Bersama Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS 

Guru Besar pada Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Kini dia menjabat sebagai Kepala Bagian Andrologi dan Seksologi, Ketua Pusat Studi Anti-Aging Medicine, dan Ketua Program Magister dengan kekhususan Anti-Aging Medicine dan kekhususan Ilmu Kedokteran Reproduksi. Prof Wimpie juga menjabat Ketua Umum Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI), Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Andrologi Indonesia (Persandi), dan Wakil Ketua Perhimpunan Kedokteran Anti Penuaan Indonesia (Perkapi).

Atasi Ejakulasi Dini dengan Olahraga?

Senin, 18 Februari 2013 | 09:03 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
SHUTTERSTOCK
Selain membuat tubuh lebih bugar dan lebih gesit, mengombinasikan latihan intensitas tinggi dan rendah juga membuat Anda mampu membakar kalori dan lemak pada tingkat yang lebih cepat.
TERKAIT:

 

TANYA :

Prof, saya pria berusia 37 tahun, sudah menikah 10 tahun dengan dua anak. Kehidupan seks kami saat ini lancar-lancar saja. Tetapi akhir-akhir ini, saya sulit mengendalikan ejakulasi saat berhubungan. Setelah foreplay selama beberapa menit, saya melakukan penetrasi. Tetapi hanya hitungan satu menit tak bisa menahan ejakulasi. Apakah ini menandakan impotensi? Bagaimana cara mengatasi masalah ejakulasi ini? Apakah bisa  diatasi dengan cara meningkatkan kebugaran, misalnya dengan olahraga? Karena saya rasakan kebugaran saya jauh menurun karena kesibukan bekerja.

(Yana, 37, Bandung)


JAWAB :

Kalau seorang pria tidak dapat mengontrol ejakulasinya sehingga terjadi terlampau cepat, dan itu terjadi terus menerus atau seringkali timbul, sangat mungkin pria itu mengalami ejakulasi dini.

Ejakulasi dini dapat terjadi sejak awal atau setelah sekian lama melakukan hubungan seksual. Anda mungkin mengalami ejakulasi dini kalau peristiwa itu selalu terjadi atau seringkali terjadi.

Kalau ereksi Anda terganggu, salah satu akibatnya adalah ejakulasi dini. Kalau benar penyebabnya karena ereksi terganggu, dengan mengembalikan ereksi ke keadaan normal, maka ejakulasi tidak akan terlampau cepat lagi.

Tetapi berkurangnya fungsi serotonin juga dapat menyebabkan ejakulasi dini. Untuk mengatasinya, tentu diperlukan pengobatan untuk mengatur serotonin.

Meningkatkan kebugaran dengan berolahraga tentu baik untuk kesehatan secara umum. Tetapi bukan berarti secara langusng dapat mengatasi ejakulasi dini.

 


Editor :
Asep Candra
Tahun

Cm    Kg
Laki-laki    Perempuan


Incorrect please try again

ReLoad

Hanya pertanyaan-pertanyaan terpilih yang akan dimuat

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui