Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Jasamarga

Kenali Faktor Risiko Munculnya Psoriasis

Kompas.com - 30/10/2016, 10:15 WIB
Dian Maharani

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyakit kulit psoriasis hingga kini belum diketahui pasti penyebabnya. Penyakit ini bersifat menahun ,sehingga akan diderita pasiennya seumur hidup karena belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkannya. Umumnya, psoriasis berupa bercak-bercak kemerahan dan bersisik di sejumlah bagian tubuh.

Kepala Divisi Dermatologi Pediatrik Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin RSCM/FKUI, dr. Githa Rahmayunita mengatakan, ada beberapa faktor risiko yang diduga memicu psoriasis. Pertama, yaitu faktor genetik. Sekitar 30 persen pasien memiliki riwayat keluarga yang terkena psoriasis.

Kemudian, faktor kekebalan tubuh. Psoriasis juga disebut penyakit autoimun, yaitu ketika terjadi stimulasi kekebalan tubuh pada kulit yang menyebabkan peradangan, lalu merangsang pembelahan sel kulit secara berlebihan.

Baca juga: Ribuan Kurir Antre Sepanjang 2 Kilometer untuk Retur Paket di Ulujami

"Normalnya, sel kulit membelah dari bawah naik ke atas dalam waktu 21-28 hari. Kalau psoriasis bisa 3-5 hari, sehingga sangat cepat. Dipicu oleh proses inflamasi," kata Githa dalam acara peringatan Hari Psoriasis Sedunia di Jakarta, Sabtu (29/10/2016).

Selain itu, faktor lingkungan juga bisa memicu psoriasis, misalnya pasien mengalami infeksi bakteri streptococcus, cedera fisik, konsumsi obat-obatan, seperti klorokuin, dan stres. Faktor lingkungan ini bisa mencetuskan munculnya psoriasis.

Selain itu, ada pula yang mengaitkan psoriasis dengan sindrom metabolik, seperti obesitas, gula darah tinggi, dan kolesterol tinggi. Untuk itu, biasanya dokter kulit akan menanyakan riwayat penyakit pasien sebelum melakukan diagnosis dan pengobatan.

Baca juga: Kisah Cucu, Istri yang Tertinggal Mobil di "Rest Area" Batang Saat Mudik Lebaran

Githa mengungkapkan, sekitar 50 persen pasien psoriasis juga bisa mengalami remisi atau fase membaik dari penyakitnya. Misalnya, bercak-bercak merah di kulit menghilang, tetapi sebenarnya tidak hilang sepenuhnya. Setelah itu, psoriasis bisa kambuh kembali tanpa sebab yang jelas.

Ketua Psoriasis Nusantara, dr. Danang Tri Wahyudi, SpKK menambahkan, untuk mencegah kekambuhan atau keparahan penyakit bisa dengan menghindari faktor pencetus psoriasis tadi. Dimulai dengan gaya hidup sehat dan menghindari stres.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau