Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Jasamarga

Fakta dan Mitos Penting Seputar "Sleep Apnea"

Kompas.com - 13/12/2016, 13:17 WIB
Lily Turangan

Penulis

Sumber WebMD

KOMPAS.com - Sleep apnea atau biasa disebut gangguan tidur bermanifestasi dalam berbagai bentuk. Beberapa orang menganggap, bentuk sleep apnea hanyalah berupa tidur mendengkur. Beberapa lagi berkata bahwa itu hanya terjadi pada orang tua.

Apakah anggapan-anggapan itu hanya berupa mitos atau memang fakta yang sebenarnya? Baca terus untuk membedakan apa saja mitos dan fakta tentang sleep apnea.

Sleep apnea hanya mendengkur

Mitos. Mendengkur dapat merupakan gejala dari gangguan tidur, tapi ada perbedaan besar antara keduanya.

Baca juga: Dewi Yull Ungkap Satu Pesan pada Anak-anaknya agar Tak Membenci Ray Sahetapy Usai Bercerai

Orang dengan sleep apnea benar-benar berhenti bernapas hingga 400 kali sepanjang malam dengan jeda berlangsung 10 sampai 30 detik. Biasanya diikuti dengan mendengus saat mulai bernapas lagi. Gangguan siklus tidur ini dapat membuat Anda lelah di siang hari.

Sleep apnea bukan masalah besar

Mitos. Semua orang yang terganggu istirahatnya akan terganggu tubuh dan pikirannya. Ketika kondisi ini tidak diobati, akan sangat mungkin menimbulkan kecelakaan kerja, kendaraan, serangan jantung dan stroke.

Baca juga: Manfaat Daun Sirih Merah untuk Kesehatan yang Sudah Terbukti Secara Ilmiah

Sleep apnea menyumbat pernapasan

Fakta. Jenis yang paling umum dari apnea adalah obstructive sleep apnea atau OSA. Ini terjadi ketika lidah, amandel, atau jaringan lain di belakang tenggorokan menutup aliran udara, kata Nancy Foldvary, direktur Cleveland Clinic's Sleep Disorder.

Ketika Anda mencoba untuk menarik napas, udara tidak bisa melalui saluran yang seharusnya. Sementara itu, kasus apnea sentral tidak sebanyak OSA. Ini terjadi ketika otak tidak selalu memberi sinyal pada tubuh untuk bernapas ketika seharusnya Anda bernapas.

Baca juga: Cara Terdaftar Jadi Penerima Dana PIP, Siswa SD-SMA Ikuti Langkah Ini

Hanya orang tua yang mengalaminya

Mitos. Sleep apnea lebih umum terjadi setelah usia 40 tahun, tetapi semua orang dari segala usia juga bisa mengalaminya.

Anda lebih berisiko memiliki sleep apnea jika kelebihan berat badan, berjenis kelamin pria, berasal dari ras Afrika-Amerika, atau Latin. Gangguan ini juga cenderung menurun dalam keluarga.

Baca juga: Penemuan Mengkhawatirkan di Dasar Lubang Biru Raksasa Belize

Alkohol akan membantu Anda tidur

Mitos. Alkohol dapat membuat Anda mengantuk tetapi tidak akan membantu Anda mendapatkan istirahat yang berkualitas.

Halaman:
Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau