Salin Artikel

6 Gejala Kanker Payudara yang Paling Sering Terjadi

KOMPAS.com – Kanker payudara adalah suatu kondisi di mana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya, sehingga terjadi pertumbuhan yang tidak normal, cepat dan tidak terkendali yang terjadi pada jaringan payudara.

Kanker payudara pada umumnya menyerang kaum wanita, tapi pada kenyataannya kaum pria pun dapat menderita penyakit ini meski jumlahnya sangat sedikit.

Perbandingan jumlah kasus penyakit kanker payudara pada pria dengan wanita tercatat hanya 1:1.000.

Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang juga menjadi penyebab kematian terbesar kaum wanita di dunia, termasuk di Indonesia.

Oleh sebab itu, para wanita khususnya, ada baiknya dapat mengenal penyakit ini lebih jauh.

Macam kanker payudara

Secara umum, kanker payudara dapat dibagi menjadi dua jenis berdasarkan sifat serangannya.

1. Kanker payudata invasif

Pada kanker payudara invasid, sel kanker merusak saluran serta dinding kelenjar susu, menyerang lemak dan jaringan konektif di sekitarnya.

Kanker ini dapat bersifat invasif atau menyerang tanpa selalu menyebar (metastatic) ke simpul limfe atau organ lain dalam tubuh.

2. Kanker payudara non-invasif

Sel kanker terkunci pada saluran susu dan tidak menyerang lemak serta jaringan konektif di sekitarnya.

DCIS/Ductal Carcinoma In Situ merupakan bentuk kanker payudara non-invasif yang paling umum terjadi, sedangkan LICS/Lobular Carcinoma In Situ lebih jarang terjadi tapi justru.

Meski jarang terjadi, LICS patut lebih diwaspadai karena merupakan tanda meningkatnya risiko kanker payudara.

Gejala kanker payudara

Fase awal kanker payudara rata-rata asimtomatik atau tanpa ada tanda dan gejala.

Tanda dan gejala yang paling umum adalah adanya benjolan atau penebalan pada payudara

Sedangan tanda dan gejala lanjut kanker payudara, meliputi kulit cekung, retraksi atau deviasi putting susu dan nyeri, nyeri tekan atau rabas khususnya berdarah dari puting.

Kulit tebal dengan pori-pori menonjol sama dengan kulit jeruk dan atau ulserasi pada payudara meupakan tanda lanjut dari penyakit.

Lebih jauh, dalam Buku Saku Keperawatan Onkologi (2005) karya Shirlet E. Otto, dijelaskan secara lengkap mengenai gambaran klinis pada kanker payudara, termasuk mengenai gejala yang paling sering terjadi.

Berikut poin-poinnya:

Gejala kanker payudara yang paling sering terjadi

  1. Timbul massa (terutama jika keras, irregular, tidak nyeri tekan) atau penebalan pada payudara atau daera aksila
  2. Rabas puting payudara unilateral, persisten, spontan yang mempunyai karakter serosanguinosa, mengandung darah, atau encer
  3. Retraksi atau inversi puting susu (puting masuk ke dalam)
  4. Perubahan ukuran, bentuk atau tekstur payudara (asimetris)
  5. Pengerutan atau pelekukan kulit di sekitarnya
  6. Kulit yang berisik di sekeliling puting susu

Gejala penyebaran lokal atau regional

  1. Kemerahan, ulserasi, edema, atau pelebaran vena
  2. Perubahan peau d’orange (seperti kulit jeruk)
  3. Pembesaran kelenjar getah bening aksila

Bukti metastesis

Terkait penyakit kanker payudara ini, sangat dianjurkan bagi Anda yang mendapati gejala awal, seperti muncul massa atau benjolan untuk lebih segera berkonsultasi dengan dokter.

Dalam Buku Deteksi Dini Kanker & Simplisia Antikanker (2004) karya Setiawan Dalimartha, juga dijelaskan kanker payudara pada tahap dini biasanya tidak menimbulkan keluhan.

Di mana, penderita merasa sehat, tidak merasa nyeri, dan tidak terganggu aktivitasnya.

Tanda yang mungkin dirasakan pada stadium dini adalah terasa benjolan kecil di payudara.

Keluhan baru timbul apabila penyakitnya sudah lanjut.

Beberapa keluhan yang biasanya muncul, yakni:

  • Teraba benjolan pada payudara
  • Bentuk dan ukuran payudara berubah, berbeda dari sebelumnya
  • Luka pada payudara sudah lama tidak sembuh walau sudah diobati
  • Eksim pada puting susu dan sekitarnya
  • Keluar darah, nanah, atau cairan encer dari puting atau keluar air susu pada wanita yang tidak sedang hamil atau menyusui
  • Puting susu tertarik ke dalam
  • Kulit payudara mengerut seperti kulit jeruk

https://health.kompas.com/read/2020/04/21/120100468/6-gejala-kanker-payudara-yang-paling-sering-terjadi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyakit Peyronie

Penyakit Peyronie

Penyakit
6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

Health
Penyakit Retina

Penyakit Retina

Penyakit
6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

Health
Bronkopneumonia

Bronkopneumonia

Penyakit
3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

Health
Ruam Popok

Ruam Popok

Penyakit
8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

Health
Gagal Ginjal Akut

Gagal Ginjal Akut

Penyakit
Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Health
Orthorexia

Orthorexia

Penyakit
4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

Health
IUGR

IUGR

Penyakit
Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Health
Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Health
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.