Salin Artikel

5 Hal Penyebab Telinga Berdenging (Tinnitus)

KOMPAS.com- Telinga berdengin atau tinnitus seringkali tidak memicu gangguan kesehatan serius.

Akan tetapi, tinnitus bisa mengganggu aktivitas dan produktivitas hidup kita.

Menurut audiolog dari Cleveland Clinic, Sharon Sandridge, tinnitus berpotensi menyebabkan gangguan tidur dan mengurangi kualitas istirahat kita.

"Bahkan, tinnitus bisa memicu stres, kecemasan, dan depresi," ucap dia.

Penyebab

Tinnitus biasanya terjadi karena kerusakan pada telinga tengah atau telinga bagian dalam.

Telinga tengah bertugas untuk menangkap gelombang suara dan meneruskannya ke telinga dalam.

Sedangkan telinga bagian dalam bertugas mengirimkan impuls listrik ke otak.

Setelah otak menerima impuls dari telinga, otak akan menerjemahkannya menjadi suara.

Terkadang, kerusakan telinga bagian dalam bisa mengubah cara otak memproses suara.

Kerusakan pada gendang telinga atau tulang kecil di telinga tengah juga dapat mengganggu konduksi suara.

Tumor di telinga atau saraf pendengaran juga dapat menyebabkan telinga berdenging.

Paparan suara yang sangat keras secara teratur dapat menyebabkan tinitus pada beberapa orang.

Tak hanya itu, tinnitus juga bisa terjadi karena beberapa penyebab berikut:

1. Penumpukan kotoran

Penumpukan kotoran di telinga luar juga bisa memicu suara denging atau tinnitus.

2. Efek obat

Beberapa obat dapat mempengaruhi pendengaran atau menyebabkan suara denging di telinga.

Contoh jenis obat yang bisa memengaruhi pendengaran antara lain, aspirin dosis tinggi, antibiotik tertentu, antidepresan dan obat kemoterapi.

Itu sebabnya, berkonsultasilah dengan dokter sebelum mengonsumsi obat apapun.

3. Masalah gigi

Telinga berdenging terkadang berhubungan dengan masalah pada rahang atau gigi.

Hal ini kerap terjadi karena otot penguyahan juga memiliki syaraf yang terhubung dengan telinga.

4. Cedera kepala

Telinga berdering juga bisa terjadi karena masalah biomekanik di kepala, leher, atau rahang.

Biasanya, kondisi ini seringkali terjadi akibat benturan atau cedera di kepala.

5. Kondisi medis

Telinga berdenung juga bisa menjadi gejala dari kondisi medis, seperti penyakit meniere.

Penyakit meniere merupakan penumpukan cairan di telinga dalam sehingga menyebabkan tekanan. Tak hanya itu, hipertensi dan diabetes juga bisa memicu tinnitus.

https://health.kompas.com/read/2020/11/04/140500368/5-hal-penyebab-telinga-berdenging-tinnitus-

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fibroid Rahim

Fibroid Rahim

Penyakit
4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

Health
Nyeri Panggul

Nyeri Panggul

Penyakit
7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

Health
Nyeri Dada

Nyeri Dada

Penyakit
17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

Health
Hernia Hiatus

Hernia Hiatus

Penyakit
Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Health
Batuk Kering

Batuk Kering

Penyakit
Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Health
Katatonia

Katatonia

Penyakit
Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Health
Aneurisma Aorta Abdominalis

Aneurisma Aorta Abdominalis

Penyakit
Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Health
Pleuritis

Pleuritis

Penyakit
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.