Salin Artikel

Waspadai Keracunan Ikan Buntal, Kenali Ciri-ciri dan Cara Mengatasinya

Di beberapa kasus, orang yang makan ibu buntal mengalami keracunan makanan ringan seperti mual dan muntah.

Terkadang, orang yang merasakan efek racun ikan buntal dan tak kunjung mendapatkan pertolongan medis tepat juga bisa sampai meninggal dunia.

Kenali efek racun ikan buntal, ciri-ciri keracunan ikan buntal, sampai cara mengatasinya.

Efek racun ikan buntal

Otoritas Keamanan Pangan dan Obat AS atau Food and Drug Administration (FDA) mewanti-wanti agar setiap restoran dan pasar ikan tidak menyajikan dan menjual ikan buntal, kecuali berasal dari sumber yang jelas aman.

Menurut FDA, sejumlah ikan buntal mengandung racun tetrodotoxin atau saxitoxin. 

Kedua racun tersebut cukup kuat dan berbahaya. Seperti yang sudah disinggung di atas, efek racun ikan buntal bisa fatal sampai merenggut nyawa.

Racun yang terdapat dalam ikan buntal dapat menyerang sistem saraf pusat. Zat ini disebut lebih mematikan ketimbang sianida.

Bagian ikan buntal yang beracun utamanya adalah hati, ovarium dan testis, usus, dan kulit.

Untuk mencegah keracunan makanan, ikan buntal perlu dibersihkan dan disiapkan dengan cara khusus.

Apabila tidak berhati-hati, daging ikan akan terkontaminasi racun tetrodotoxin atau saxitoxin dan memicu keracunan makanan.

Ikan buntal yang kadung beracun tidak dapat dihilangkan dengan memasak atau dibekukan.

Bahkan, proses pembekuan ikan buntal dan pencairannya (defrosting) justru dapat menyebabkan racun berpindah dari organ beracun ke bagian daging ikan.

Mengingat risikonya bagi kesehatan, setiap orang disarankan untuk menghindari makan ikan buntal.

Atau, tidak sembarangan makan ikan buntal kecuali yang dihidangkan tukang masak dan koki berpengalaman.

Ciri-ciri keracunan ikan buntal

Melansir WebMD, ada beberapa ciri-ciri keracunan ikan buntal yang perlu diwaspadai, antara lain:

  • Mati rasa atau kesemutan di sekitar mulut
  • Produksi air liur meningkat
  • Mual
  • Muntah

Ciri-ciri keracunan ikan buntal tersebut bisa muncul selang 10-45 menit setelah makan ikan buntal.

Apabila tidak segera mendapatkan penanganan medis yang tepat, orang yang keracunan ikan buntal bisa lumpuh, pingsan, sesak napas, sampai meninggal dunia.

Cara mengatasi keracunan ikan buntal

Saat muncul gejala keracunan ikan buntal, jangan tunda untuk segera mencari pertolongan medis terdekat.

Cara menghilangkan racun ikan buntal perlu diinduksi, terutama jika pasien dalam kondisi terjaga dan baru makan ikan dalam waktu tiga jam.

Jika orang yang keracunan ikan buntal sudah sampai sesak napas atau tidak bisa menggerakkan badannya, segera carikan bantuan pernapasan di rumah sakit.

Apabila orang yang keracunan muntah, usahakan untuk memiringkan tubuhnya ke samping agar tidak tersedak.

Keracunan ikan buntal tak boleh disepelekan. Semakin cepat orang yang keracunan mendapatkan pertolongan medis, risiko bahayanya bisa diminimalkan.

https://health.kompas.com/read/2021/06/28/190100568/waspadai-keracunan-ikan-buntal-kenali-ciri-ciri-dan-cara-mengatasinya

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.