Salin Artikel

Apa yang Terjadi Jika Kita Tidak Memiliki Kelenjar Tiroid?

KOMPAS.com – Kelenjar tiroid adalah organ berbentuk seperti kupu-kupu yang terletak di pangkal leher, tepat di bawah jakun.

Dilansir dari Medical News Today, kelenjar tiroid salah satunya bekerja untuk menghasilkan sejumlah hormon.

Dua dari hormon yang diproduksi kelenjar ini, yakni triiodotironin (T3) dan tiroksin (T4) berfungsi untuk banyak hal.

Beberapa di antaranya, yakni:

  • Mengatur metabolisme tubuh
  • Membantu fungsi jantung, otak, dan organ lainnya
  • Memiliki dampak besar pada hampir setiap sel di tubuh

Jadi kelenjar tiroid memang diperlukan dalam tubuh.

Tiroid sendiri diatur oleh kelenjar pituitari di otak. Kelenjar ini menghasilkan hormon yang disebut thyroid-stimulating hormone (TSH) untuk memberitahu tiroid untuk membuat lebih banyak T3 dan T4.

Jika salah satu bagian dari sistem ini rusak atau tidak berfungsi, tiroid dapat menghasilkan terlalu sedikit atau terlalu banyak T3 dan T4. Ini dapat menyebabkan gejala di seluruh tubuh.

Lantas, bagaimana jika kita tidak punya kelenjar tiroid?

Melansir Very Well Health, jika tidak memiliki kelenjar tiroid, seseorang sangat mungkin mengalami banyak gejala serupa dengan hipotiroidisme yang lebih umum terjadi.

Hipotiroidisme adalah kondisi ketika kita memiliki kelenjar tiroid yang kurang aktif dan menghasilkan terlalu sedikit hormon.

Apabila tidak memiliki kelenjar tiroid, seseorang mungkin memerlukan perawatan medis serupa juga dengan hipotiroidisme.

Ada sejumlah alasan mengapa seseorang bisa tak punya atau kehilangan kelenjar tiroid.

Beberapa penyebab paling umum mungkin termasuk:

  • Pengobatan kanker tiroid biasanya operasi pengangkatan semua atau sebagian dari kelenjar tiroid
  • Kadang-kadang nodul tiroid, gondok, atau tiroid yang membesar perlu diangkat melalui pembedahan jika pertumbuhannya memengaruhi pernapasan atau menelan
  • Beberapa orang dengan nodul toksik, gondok, atau penyakit Grave mengalami hipertiroidisme ketika terlalu banyak hormon tiroid diproduksi dan dilepaskan. Salah satu pilihan pengobatan yang dipertimbangkan untuk jenis hipertiroidisme ini termasuk operasi pengangkatan kelenjar tiroid
  • Sebagian kecil orang dilahirkan tanpa kelenjar tiroid atau dengan tiroid yang cacat, suatu kondisi yang dikenal sebagai hipotiroidisme kongenital

Untuk diketahui, ada juga situasi di mana kelenjar tiroid tidak sepenuhnya tidak ada, tetapi fungsinya sangat berkurang sehingga aktivitasnya di bawah tingkat yang diharapkan dari hipotiroidisme standar.

Kondisi tersebut antara lain:

  • Pengobatan yodium radioaktif atau radioactive iodine (RAI) untuk mengatasi hipotiroidisme pada penyakit Grave. Pengobatan ini dikenal juga sebagai terapi ablasi. RAI sangat merusak dan dapat sepenuhnya menghancurkan kemampuan kelenjar untuk menghasilkan hormon tiroid, membuat hipotiroid
  • Penyakit Hashimoto adalah kondisi autoimun di mana antibodi secara bertahap menghancurkan kemampuan tiroid Anda untuk memproduksi hormon.
  • Obat-obatan, seperti lithium dapat merusak kemampuan tiroid untuk menghasilkan hormon tiroid

Gejala hipotiroidisme

Hipotiroidisme adalah manifestasi dari fungsi hormon tiroid yang rendah dan kebanyakan orang dengan kondisi ini masih memiliki kelenjar tiroid.

Tetapi jika tidak memiliki kelenjar tiroid, seseorang juga sngat mungkin akan mengalami efek khas hipotiroidisme.

Dilansir dari Health Line, berikut ini adalah beberapa kondisi yang bisa menjadi tanda atau gejala hipotiroidisme:

Biasanya, gejala ini membaik dengan pengobatan, tetapi penderita dapat mengalami efek sebaliknya, seperti intoleransi panas atau penurunan berat badan jika dosis obat terlalu tinggi.

Menariknya, hipotiroidisme dapat mengganggu konsentrasi penderita dengan membuat lelah. Tetapi, konsumsi obat dosis yang berlebihan untuk hipotiroidisme bisa juga mengganggu kemampuan penderita untuk berkonsentrasi dengan menyebabkan gelisah dan bahkan mania atau hipomania.

Gejala hipotiroidisme ini tidak selalu teratasi dengan pengobatan dan terkadang penderita perlu melakukan penyesuaian selain minum obat pengganti tiroid.

Ini termasuk:

  • Tidur lebih lama
  • Menggunakan pelembab untuk kulit
  • Mengenakan pakaian tebal

Bicarakan dengan dokter jika Anda mengalam gelala hipotiroidisme atau berbagai kondisi yang bisa menjadi tanda adanya gangguan kelenjar tiroid.

Dokter dapat dimintai saran terkait penanganan terbaik jika Anda mengalami masalah dengan kelenjar tiroid tersebut.

https://health.kompas.com/read/2021/09/02/060200368/apa-yang-terjadi-jika-kita-tidak-memiliki-kelenjar-tiroid-

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.