Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Cara Mengobati Mata Gatal yang Aman

KOMPAS.com - Mata gatal (pruritus okular) yang bisa sangat mengganggu saat muncul secara terus-menerus (persisten), sehingga perlu segera diatasi.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi mata gatal yang muncul secara terus-menerus, mulai dari perawatan ala rumahan hingga tindakan medis.

Pengobatan rumahan

Mengutip Medical News Today, pengobatan rumahan dapat membantu mengobati dan mencegah mata gatal, seperti:

1. Menerapkan kompres hangat dan dingin di area mata

Orang dapat mencoba mengompres mata untuk menghilangkan rasa gatal dengan segera.

Kompresan air hangat pada mata dapat membantu meredakan gatal akibat alergi.

Jika mata gatal terasa hangat dan bengkak, kompres menggunakan air dingin.

2. Menjaga kebersihan area mata

Kotoran, bahan kimia, dan riasan dapat menyebabkan mata gatal.

Sehingga, penting menjaga mata tetap bersih khususnya di malam hari.

Seseorang bisa membersihkan mata dengan membilas dengan air dingin untuk membersihkan area mata.

Bisa juga membersihkan mata dengan waslap yang dibasahi air hangat.

Dengan begitu, wajib bagi kita membersihkan riasan, termasuk area mata, sebelum pergi tidur untuk menjaga mata bersih sepanjang malam.

3. Menggunakan pelembab udara

Udara kering dapat membuat mata gatal karena dapat menyebabkan mata menjadi kering.

Orang dengan mata gatal mungkin ingin menggunakan pelembab udara di kamar tidur mereka, terutama selama musim dingin atau di iklim kering.

4. Menghindari alergen

Orang yang mengalami mata gatal karena alergi, tentu harus menghindari penyebab alerginya (alergen).

Misalnya, orang yang alergi dengan serbuk sari disarankan selalu menutup jendela kamar yang terhubung keluar rumah.

Tidak memasukkan binatang peliharaan ke dalam kamar juga dapat membantu mengatasi mata gatal karena alergi bulu binatang tersebut.

Membersihkan debu dan mengganti seprai secara teratur juga dapat membantu membatasi tungau debu yang bisa menjadi penyebab mata gatal.

5. Mengikuti aturan 20-20-20

Menghabiskan terlalu lama di depan komputer atau melakukan aktivitas lain yang dapat menyebabkan kelelahan mata dapat membuat seseorang mengalami mata gatal secara terus-menerus.

Orang dengan mata gatal dapat mencoba mengikuti aturan 20-20-20 untuk mengurangi kelelahan mata atau membantu membuat mata rileks.

Aturan 20-20-20 artinya, setiap 20 menit kerja di depan komputer, orang harus memalingkan muka dari layar dan melihat objek sejauh 20 kaki (6 meter) selama 20 detik.

Pengobatan medis

Mengutip Medical News Today, beberapa orang mungkin memerlukan perawatan medis, yang di antaranya:

Jangan kucek mata

Mengutip Verywell Health, meski mengucek mata adalah cara yang mudah untuk meredakan mata gatal, tetapi itu bukan cara yang baik.

Berikut adalah beberapa alasannya:

1. Jika Anda memiliki alergi mata, mengucek mata dapat melepaskan lebih banyak histamin. Histamin yaitu zat kimia yang dilepaskan oleh sel-sel dalam tubuh yang berhubungan dengan reaksi alergi. Saat mengucek mata, Anda bisa membuatnya terasa lebih gatal dan iritasi.

2. Saat mengucek mata, Anda menimbulkan risiko menggores kornea dengan kuku. Jika kornea tergores mungkin memerlukan tindakan medis lain.

3. Terlalu banyak mengucek mata dapat menyebabkan kondisi yang disebut keratoconus. Keratoconus dapat menyebabkan:

  • Penglihatan kabur
  • Penglihatan ganda
  • Astigmatisme (kelengkungan mata yang tidak teratur).

4. Seperti yang ditegaskan kembali selama pandemi Covid-19, sebaiknya hindari menyentuh wajah, termasuk mata, agar tidak menularkan virus.

Diagnosis

Mengutip Medical News Today, orang dengan mata gatal yang persisten perlu menemui dokter untuk mengetahui persis penyebabnya dan bisa mengobatinya.

Seorang dokter kemungkinan akan memulai dengan meninjau riwayat dan gejala medis orang tersebut.

Dokter kemudian mungkin akan melakukan pemeriksaan fisik, yang meliputi pemeriksaan mata dan kelopak mata orang tersebut.

Jika ada cairan pada kelopak mata orang tersebut, dokter dapat mengambil sampel cairan tersebut dengan swab dan mengirimkannya ke laboratorium untuk diuji.

Jika dokter mencurigai bahwa alergi yang menjadi penyebab mata gatal, mungkin dokter akan melakukan tes tempel (patch test).

Dokter mungkin juga akan memberikan pasien rujukan ke dokter spesialis mata.

https://health.kompas.com/read/2022/02/13/120000668/cara-mengobati-mata-gatal-yang-aman

Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke