Asyik BB-an Bisa Bikin Ambeien

Kompas.com - 15/11/2010, 12:17 WIB
EditorAsep Candra

Kepala
Para dokter di Amerika Serikat belum lama ini mengidentifikasi suatu gejala yang disebut "ringxiety"—di mana seseorang merasakan dirinya seakan-akan mendengar suara ponsel berbunyi, padahal suara itu tidak pernah ada.  Sebuah riset menyebutkan bahwa lebih dari  60 persen pengguna ponsel menderita gangguan yang juga disebut "phantom ringing" tersebut. 

Telinga
Peneliti di India menemukan, mereka yang mendengarkan musik dari earphone yang terhubung dengan ponsel berisiko ribuan kali lipat mengalami kontaminasi bakteri dalam telinga dibandingkan dengan yang tidak. 

Memakai earphones akan membuat saluran atau rongga telinga menjadi lebih hangat dan lembab sehingga kuman akan lebih mudah berkembang.

Jempol
Gerakan yang berulang-ulang dari jempol dan telunjuk seperti dapat menimbulkan cedera dan otot-otot menjadi tegang. Ini akan memicu  rasa sakit pada jari, jempol, dan sendi-sendi. Para ahli menyarankan  kita agar selalu mengambil rihat  setelah 30 menit memakai ponsel atau alat apa pun.

Kulit
Ponsel juga dapat memicu ruam kulit. Menurut Asosiasi Dermatologi Inggris,  mobile phone dermatitis adalah gangguan pada kulit yang dapat dipicu akibat terlalu lama menggunakan atau menempelkan ponsel pada kulit.

Tangan
Penggunaan berlebihan pada konsol permainan, seperti Wii dan Xbox, bisa menyebabkan  neutrophilic hidradenitis—sejenis lesi berwarna merah pada tangan. Gangguan ini juga disebut PlayStation Pimple. Kondisi ini, menurut British Journal of Dermatology, diakibatkan keringat yang berlebihan karena  memegang handsets.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.