Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

FDA Diminta Melarang Rokok Mentol

Kompas.com - 19/03/2011, 11:07 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Dewan panel Food and Drug Administration, lembaga pengawas obat dan makanan Amerika Serikat, merekomendasikan pelarangan penjualan rokok mentol dari pasaran untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat.

Rekomendasi tersebut dibuat karena saat ini 30 persen rokok yang beredar di Amerika Serikat menggunakan rasa mentol. Akan tetapi, dewan penasihat tidak memberikan batasan waktu bagi Food and Drug Administration (FDA) untuk harus mengambil keputusan.

Dalam laporannya, dewan panel FDA yang terdiri para ahli mengajukan bukti ilmiah yang menyebutkan mentol memiliki efek menenangkan dan kebas yang mengurangi rasa keras dari merokok sehingga para remaja jadi lebih tertarik untuk mulai merokok dan lebih sulit untuk berhenti.

Dewan komite juga mengatakan, mentol cenderung memiliki kadar tar dan nikotin lebih rendah sehingga para perokok merasa tidak perlu segera menghentikan kebiasaan buruknya itu. Mereka menambahkan, sebenarnya tidak ada perbedaan efek antara rokok mentol dan rokok biasa terhadap kesehatan. Keduanya sama-sama berdampak buruk.

Lawrence Deyton, Ketua Bidang Tembakau FDA, mengatakan, lembaganya akan melihat laporan terkini untuk mempertimbangkan rekomendasi tersebut dalam waktu 90 hari. Kelompok-kelompok anti-rokok di negara tersebut menyambut baik rekomendasi itu dan mendesak FDA untuk segera mengambil tindakan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+