Kompas.com - 01/07/2012, 09:44 WIB
EditorAsep Candra

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi menerima pendemo dari beberapa organisasi massa Islam yang tergabung dalam Forum Umat Islam (FUI) terkait masalah kondom, di kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Jumat (29/6) kemarin. Pada kesempatan tersebut, Menkes kembali menegaskan bahwa tidak benar ada pernyataan bahwa Menkes akan membagi-bagi kondom kepada remaja. Menkes menyatakan, tidak ada kondomisasi di Indonesia.

"Saya dengan penuh keyakinan tidak setuju membagikan kondom pada anak-anak muda kita, sama sekali tidak," kata Menkes, melalui rilis yang diterima Kompas.com dari Pusat Komunikasi Publik, Sabtu, (30/6/2012).

Menkes menyatakan, program Kemenkes agar generasi muda menjauhi perilaku seks berisiko melalui kampanye ABAT (Aku Bangga Aku Tahu). Selain meningkatkan pengetahuan pada remaja, Menkes juga menilai peningkatan pendidikan agama, pendidikan moral, pendidikan kesehatan reproduksi, juga penting karena hal inilah yang dapat mengubah perilaku. Hal ini untuk mengimbangi maraknya peredaran VCD porno dan obat-obatan narkotika yang merangsang nafsu seks.

"Tujuan Kemenkes utama dan pertama adalah kuatkan iman dan ketahanan generasi muda kita supaya tidak terjerumus ke dalam perilaku seks berisiko, apakah itu seks bebas, penggunaaan narkoba yang menghilangkan sama sekali pikiran akal sehat," kata Menkes.

Nafsiah menegaskan, tugasnya adalah menyelesaikan tugas Menkes sebelumnya yang antara lain mencapai target Tujuan Pembangunan Millenium (MDG's) yang hingga kini masih sulit dicapai yaitu tingginya angka kematian ibu waktu melahirkan dan penularan HIV/AIDS yang makin meningkat. Menkes mengaku sangat setuju dengan kampanye anti perzinahan sebagai program utama karena sesungguhnya kampanye tersebut sesuai dengan program utama Kemenkes. Jika tidak ada perzinahan maka tidak ada lagi ibu dan bayi tidak berdosa yang tertular virus HIV/AIDS.

"Perintah bapak Presiden adalah penularan tersebut jangan sampai masuk ke dalam keluarga, lindungi keluarga, lindungi ibu rumah tangga, lindungi bayi-bayi yang tidak berdosa," ujar Menkes.

Menkes menambahkan, pada kenyataannya sekitar 6- 8 juta laki-laki di seluruh Indonesia dengan sengaja membeli seks dan menolak menggunakan kondom. Kepada para pendemo, Menkes meminta bekerjasama dengan memberikan pendidikan agama dan pendidikan moral yang baik sehingga makin berkurang orang yang membeli seks.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, utusan pendemo yang berasal dari Forum Umat Islam (FUI) menyatakan menolak tegas program kondom untuk remaja walau hanya di tempat-tempat berisiko. Menurut mereka, untuk mencegah tersebarnya penyakit HIV/AIDS atau penyakit menular seksual lainnya adalah dengan menutup tempat-tempat maksiat yang menjadi media terjadinya aktivitas perzinahan yang mereka sebut hubungan seks berisiko.

Menurut FUI, bila ada program kondomisasi agar digunakan saja untuk penyuluhan pentingnya pernikahan sebagai aktivitas seks yang sesuai dengan ilmu kesehatan dan dijamin sesuai dengan ajaran agama serta kampanye anti perzinahan sebagai jalan terbaik bagi kehidupan, kesehatan fisik dan mental remaja.

Menkes menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada pendemo karena menganggap kedatangan mereka sebagai bentuk kepedulian dan kecintaan terhadap masa depan bangsa khususnya generasi muda Indonesia.

Baca tentang

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

    3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

    Health
    Pandangan Kabur

    Pandangan Kabur

    Penyakit
    Mata Berair

    Mata Berair

    Penyakit
    Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

    Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

    Health
    Nyeri Kaki dan Tangan

    Nyeri Kaki dan Tangan

    Penyakit
    Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

    Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

    Health
    Osteofit

    Osteofit

    Penyakit
    3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

    3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

    Health
    Hifema

    Hifema

    Penyakit
    13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

    13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

    Health
    Gigi Berlubang

    Gigi Berlubang

    Penyakit
    Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Baik?

    Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Baik?

    Health
    Pentingnya Alat Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan! Yuk, Ketahui Jenis-jenisnya

    Pentingnya Alat Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan! Yuk, Ketahui Jenis-jenisnya

    BrandzView
    Batu Amandel

    Batu Amandel

    Penyakit
    Alami Gatal setelah Mandi? Kenali 4 Penyebabnya

    Alami Gatal setelah Mandi? Kenali 4 Penyebabnya

    Health
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.