Kompas.com - 17/07/2012, 14:39 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Gizi yang tepat dan lengkap pada ibu hamil menjadi hal yang sangat esensial. Selain berpengaruh pada kualitas anak di masa datang, pemenuhan nutrisi juga mencegah kematian pada kehamilan atau persalinan.

Menurut Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2007, penyebab langsung kematian ibu terkait kehamilan dan persalinan adalah perdarahan (28 persen). Penyebab lain yaitu eklampsi (24 persen), infeksi (11 persen), persalinan lama (5 persen), dan abortus (5 persen).

Penyebab perdarahan yang utama adalah terkait produksi air ketuban atau ibu hamil menderita anemia atau kekurangan zat besi.

"Kehamilan, seperti halnya pernikahan, harus dipersiapkan secara matang. Terutama status gizi ibu. Jika nutrisi tidak disiapkan bahayanya pada kesehatan anak di masa depan," kata dr.Noroyono Wibowo, Sp.OG, dalam acara peluncuran Frisian Flag Mama, di Jakarta, Selasa (17/7/12).

Ia menjelaskan, anemia juga bisa meningkatkan risiko post-partum depresi dan menurunkan tingkat kecerdasan bayi.

"Ibu hamil yang kurang gizi juga menyebabkan anak lahir dengan berat badan rendah. Di kemudian hari anak ini lebih rentan terkena penyakit baik fisik maupun gangguan mental," paparnya.

Menyiapkan gizi yang cukup, menurut Noroyono, seharusnya dimulai sejak dini sampai usia reproduksi. "Sebagian besar wanita usia subur menderita kurang gizi mikro. Ini lebih berbahaya karena mereka merasa dirinya sehat tapi sebenarnya kurang gizi," katanya.

Untuk memastikan kecukupan gizi terpenuhi, dr.Samuel Oetoro, spesialis gizi, menyarankan agar setiap hari ibu hamil mengonsumsi seluruh zat gizi sesuai kebutuhan.

"Ibu hamil disarankan untuk makan sedikit lebih banyak dari biasanya, tetapi harus diatur variasinya supaya kebutuhan kalori, protein, serat, vitamin dan mineralnya terpenuhi," kata Samuel dalam kesempatan yang sama.

Ibu hamil merupakan satu-satunya sumber nutrisi bagi janin. Karenanya asupan makanan calon ibu harus mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan janin yang sehat.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.