Kompas.com - 27/07/2012, 14:19 WIB
Penulis Inggried DW
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu orangtua siswa SMA Don Bosco Pondok Indah yang menjadi korban dugaan kekerasan oleh seniornya, Lanjut Bangun, meminta pihak sekolah mengambil tindakan tegas dengan mengeluarkan siswa yang menjadi pelaku kekerasan. Menurutnya, jika delapan orang siswa kelas tiga yang melakukan aksi kekerasan itu tetap bersekolah akan menimbulkan ketidaktenangan bagi para siswa yang menjadi korban.

"Anak saya sampai sekarang (hari ini) tidak mau sekolah. Dia ketakutan, tertekan. Maka, kami meminta kepada sekolah, kalau bersalah keluarkan dari sekolah. Selama dia (pelaku) masih ada, anak kami tidak tenang sekolah. Kalau mereka dikeluarkan, anak saya akan tetap sekolah di sana," kata Lanjut, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (27/7/2012).

Selain itu, ia juga meminta jaminan bahwa tindakan serupa tidak terjadi lagi. Seperti diberitakan, pada Selasa (24/7/2012) lalu, putra Lanjut, PD, bersama enam orang siswa kelas I lainnya mendapatkan tindak kekerasan dari delapan orang seniornya. Mereka dibawa saat pulang sekolah ke sebuah tempat di kawasan Arteri Pondok Indah. Di sana, mereka mengalami tindak kekerasan, seperti dijambak dan dipukul.

Putra Lanjut sendiri mengalami lebam di bagian matanya. Aksi kekerasan ini telah dilaporkan kepada pihak kepolisian pada Kamis (26/7/2012) malam. Para orangtua siswa korban menilai, tindakan yang dialami anak-anaknya sudah tergolong tindakan kriminal. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu

    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.