Kompas.com - 31/08/2012, 15:24 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Bila dokter mencurigai adanya kanker, berdasarkan gejala atau skrining kanker, biasanya dokter akan melakukan biopsi. Namun banyak orang yang enggan melakukan biopsi karena khawatir kankernya akan semakin ganas.

Biopsi merupakan pengambilan sampel dari jaringan tubuh yang terkena penyakit untuk pemeriksaan mikroskopik. Biopsi dapat menentukan apakah tumor itu bersifat jinak atau ganas.

"Ketika sel-sel tumor tumbuh, tubuh akan terus melawan sehingga terbentuk medan pertempuran. Nah, tindakan biopsi bisa melukai area tersebut. Jika biopsi diikuti dengan tindakan pengobatan tidak akan jadi masalah. Tapi kalau sesudah biopsi didiamkan memang bisa menjadi lebih ganas," kata dr.Dradjat R.Suardi, spesialis bedah onkologi dari RS.Hasan Sadikin Bandung.

Dradjat menjelaskan, tujuan utama dilakukannya biopsi adalah mengenali sifat-sifat sel kanker. "Dengan mengenali siapa musuh kita, maka kesempatan menang melawan kanker semakin besar," paparnya dalam acara pemaparan hasil penelitian EMILIA yang diadakan oleh Roche di Jakarta, Kamis (30/8/12).

Dengan mengetahui jenis kanker, dokter bisa mengantisipasi kemungkinan sifat kanker tersebut karena setiap jenis kanker memiliki laju pertumbuhan maupun kecenderungan penyebarannya sendiri. Dengan demikian pengobatan bisa lebih tepat sasaran.

Biopsi sendiri terdiri dari dua jenis, yakni biopsi insisional atau pengambilan contoh jaringan yang dilakukan pada tumor berukuran besar. "Yang diambil hanya sedikit, sekitar 1-2 cm. Karena yang diganggu sedikit risiko penyebarannya pun rendah," kata Dradjat.

Selain itu ada pula biopsi eksisional berupa pengambilan seluruh tumor dan seluruh jaringan sehat di sekitarnya. Biasanya dilakukan pada tumor berukuran kecil, sekitar 1-2 cm.

Bila dari hasil biospi sudah diketahui jenis kanker dan penyebarannya, biasanya akan dilakukan tindakan pengobatan. "Misalnya pada kanker payudara, jika ukuran kankernya terlalu besar akan dilakukan dulu kemoterapi supaya kankernya mengecil dan akarnya memendek. Tindakan ini disebut praoperasi atau neoadjuvan. Baru setelah itu bisa dilakukan pengangkatan area yang terkena kanker," katanya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Benarkah KB Spiral Dapat Menyebabkan Gemuk?

Benarkah KB Spiral Dapat Menyebabkan Gemuk?

Health
14 Penyebab Bangun Tidur Pinggang Sakit dan Cara Mengatasinya

14 Penyebab Bangun Tidur Pinggang Sakit dan Cara Mengatasinya

Health
Tetanus

Tetanus

Penyakit
17 Tanda Bahaya Kram Perut saat Hamil yang Pantang Disepelekan

17 Tanda Bahaya Kram Perut saat Hamil yang Pantang Disepelekan

Health
VIPoma

VIPoma

Penyakit
7 Cara Menghilangkan Fatty Liver dengan Obat dan Gaya Hidup Sehat

7 Cara Menghilangkan Fatty Liver dengan Obat dan Gaya Hidup Sehat

Health
Insufisiensi Pulmonal

Insufisiensi Pulmonal

Penyakit
4 Penyebab Hidung Meler yang Perlu Diketahui

4 Penyebab Hidung Meler yang Perlu Diketahui

Health
Pemfigoid Bulosa

Pemfigoid Bulosa

Penyakit
9 Bahaya Kelebihan Protein bagi Tubuh

9 Bahaya Kelebihan Protein bagi Tubuh

Health
Limfoma Burkitt

Limfoma Burkitt

Penyakit
Kenapa Pria Lebih Sering Ngorok Dibanding Wanita?

Kenapa Pria Lebih Sering Ngorok Dibanding Wanita?

Health
Rakitis

Rakitis

Penyakit
Vaksinasi Covid-19 pada Penderita Tumor, Kista, dan Kanker Kandungan

Vaksinasi Covid-19 pada Penderita Tumor, Kista, dan Kanker Kandungan

Health
8 Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi saat Flu

8 Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi saat Flu

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.