Kompas.com - 18/01/2013, 12:28 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com – Yogurt yang merupakan sumber bakteri baik ini bukan cuma baik untuk kesehatan pencernaan tapi juga tekanan darah. Menurut studi terbaru mereka yang rutin mengonsumsi yogurt beberapa kali dalam semingu lebih terhindar dari risiko tekanan darah tinggi.

Studi ini menganalisis data dari sekitar 2.100 orang dewasa dari Framingham Heart Study Offspring Cohort. Data tersebut diperoleh dalam kurun waktu lebih dari 14 tahun. Pada awal penelitian, tidak ada peserta yang memiliki tekanan darah tinggi, tetapi pada akhir penelitian sebanyak 913 orang dari mereka tercatat memiliki tekanan darah tinggi.

Peneliti Huifen Wang, seorang peneliti di Laboratorium Epidemiologi Gizi di Tufts University menemukan bahwa peserta yang makan yogurt dalam porsi yang cukup besar atau setidaknya enam ons yogurt rendah lemak setiap tiga hari, memiliki kemungkinan 31 persen lebih kecil untuk menderita hipertensi dibandingkan dengan mereka yang makan yogurt kurang dari sekali dalam sebulan.

Selanjutnya, para peneliti menemukan bahwa kelompok yang rutin mengonsumsi yogurt itu pun memiliki kenaikan tekanan darah sistolik yang lebih kecil.

Para peneliti mengatakan bahwa sementara penelitian ini hanya observasional, dan tidak menunjukkan bahwa makan yogurt menyebabkan penurunan tekanan darah. Meskipun demikian, peneliti mengatakan yogurt tetap baik untuk kesehatan. Yogurt kaya kalsium, kalium dan magnesium, yang berperan dalam mengatur tekanan darah.

Tekanan darah adalah kekuatan darah dalam mendorong ke dinding arteri saat jantung memompa darah. Jika kekuatan darah dalam mendorong dinding arteri meningkat dan tetap tinggi dari waktu ke waktu, ini dapat membahayakan tubuh.

Bahaya yang mungkin ditimbulkan dari tekanan darah tinggi antara lain kerusakan jantung, pembuluh darah, ginjal, dan bagian tubuh lainnya. Para ahli mengatakan bahwa tekanan darah tinggi tidak memiliki gejala khusus, sehingga biasanya orang tidak sadar saat menderitanya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Health
Apa Penyebab Kulit Kering?

Apa Penyebab Kulit Kering?

Health
4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

Health
8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

Health
Sindrom Asperger

Sindrom Asperger

Penyakit
Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.