Kompas.com - 03/07/2013, 15:09 WIB
shutterstock
|
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Selain menjalankan perintah agama, tak sedikit orang yang memanfaatkan momen puasa di bulan Ramadhan untuk menurunkan berat badan. Tetapi yang terjadi justru sebaliknya, kebanyakan orang justru bertambah gemuk setelah berpuasa.

Harus diakui kebanyakan orang justru belanja bahan makanan dan minuman lebih banyak di bulan puasa. Saat berbuka puasa  "aksi balas dendam" dijalankan dengan mengonsumsi berbagai makanan dan minuman sepuasnya.

"Puasa justru membuka peluang orang bertambah gemuk. Asupan yang tinggi dibarengi aktivitas yang terbatas, menjadi pemicu penambahan berat badan," kata dr.Tirta Prawita Sari, Sp.GK, Ketua Yayasan Gema Sadar Gizi.

Tirta menjelaskan, saat berpuasa metabolisme tubuh ikut menurun sehingga pembakaran kalori lebih sedikit. Selain itu, saat puasa biasanya terjadi pergeseran sumber energi.

Bila dalam keseharian tubuh memperoleh energi dari pembakaran karbohidrat, maka saat puasa sumber energi bergeser ke lemak. Lemak sendiri merupakan sumber energi kedua yang lebih mudah diolah daripada protein.

Selama bulan puasa kita juga umumnya membatasi aktivitas fisik, akibatnya permintaan energi ikut menurun sehingga lemak dalam tubuh tidak dipecah menjadi energi dan terus bertumpuk.

Untuk mencegah menumpuknya lemak, lakukan olahraga ringan saat berpuasa sehingga metabolisme tetap berjalan cepat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu konsumsi makanan dan minuman yang sehat saat sahur dan berbuka. Pilihlah sumber karbohidrat yang menyebabkan gula darah stabil, yaitu karbohidrat yang kaya serat seperti nasi merah.

Menurut Tirta, ada panduan yang bisa dijadikan parameter apakah pola makan dan aktivitas fisik yang kita lakukan sudah tepat. Hal ini bisa dilihat dari berat badan dan lingkar perut.

"Lingkar perut yang tetap menandakan bantalan lemak yang tidak bertambah. Sementara lingkar perut yang membesar mengindikasikan jumlah lemak yang meningkat. Sedangkan lingkar perut yang mengecil, merupakan indikasi jumlah lemak yang menurun," katanya.

Menurut Tirta lingkar perut kecil dengan badan gemuk lebih sehat dibanding berbadan kurus tapi lingkar perut besar.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Rosacea

    Rosacea

    Penyakit
    8 Penyebab Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

    8 Penyebab Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

    Health
    Bradikardia

    Bradikardia

    Penyakit
    10 Penyebab Menopause Dini pada Wanita

    10 Penyebab Menopause Dini pada Wanita

    Health
    Gangguan Sendi Rahang

    Gangguan Sendi Rahang

    Penyakit
    Mengenali Tahap Pemulihan Operasi Caesar

    Mengenali Tahap Pemulihan Operasi Caesar

    Health
    Cacar Api

    Cacar Api

    Penyakit
    7 Efek Gagal Jantung dan Cara Mencegahnya

    7 Efek Gagal Jantung dan Cara Mencegahnya

    Health
    Ptosis

    Ptosis

    Penyakit
    9 Penyebab Pergelangan Tangan Sakit yang Perlu Diwaspadai

    9 Penyebab Pergelangan Tangan Sakit yang Perlu Diwaspadai

    Health
    9 Gejala Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

    9 Gejala Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

    Health
    Herpes Genital

    Herpes Genital

    Penyakit
    Hubungan Anemia dan Gagal Jantung yang Penting Diketahui

    Hubungan Anemia dan Gagal Jantung yang Penting Diketahui

    Health
    Sindrom Kompartemen

    Sindrom Kompartemen

    Penyakit
    Menopause Dini pada Wanita Terjadi Pada Usia Berapa?

    Menopause Dini pada Wanita Terjadi Pada Usia Berapa?

    Health
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.