Kompas.com - 25/10/2013, 17:23 WIB
virus corona bbc.co.ukvirus corona
|
EditorAsep Candra

KOMPAS.com-Suspek jamaah haji asal embarkasi Surabaya yang diduga terinfeksi Corona Virus belum tentu memberi hasil positif. Pemeriksaan harus dilanjutkan dengan tes Polymerase Chain Reaction (PCR). Bila hasilnya negatif, maka jamaah asal Bojonegoro bernama Tasmi’an bin Rasiman Saru, hanya menderita pneumonia bakterial.

“Tidak bisa dikatakan positif terinfeksi MERS CoV hanya karena suhu badan yang lebih dari 38 derajat celcius. Istilah suspek diberikan semata agar petugas serta masyarakat lebih berhati-hati, dan memeriksa kesehatan jama’ah dengan lebih intensif,” kata Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kemenkes RI, Tjandra Yoga Aditama, Jumat (25/10/2013), menanggapi kabar anggota jamaah haji yang menjadi suspek virus corona.

Lebih lanjut Tjandra menjelaskan, jama’ah yang diberi istilah suspek belum tentu menderita penyakit akibat virus corona. Istilah yang berarti terduga ini, kata Tjandra, bisa saja diberikan kepada seluruh jama’ah haji yang menderita batuk dan demam. Namun penentuan positif atau negatif terinfeksi MARS CoV tetap ada pada hasil tes, khususnya PCR.

Peristiwa ini, kata Tjandra, mengindikasikan tingginya kewaspadaan petugas haji memeriksa kondisi jama’ah yang baru tiba. “Pemindai suhu yang menyala menandakan tingginya kehati-hatian petugas. Hal ini bagus sehingga petugas tidak lengah dan membiarkan virus MARS CoV masuk ke Indonesia. Namun tetap dibutuhkan tes untuk menentikan hasil akhirnya,” kata Tjandra.

Tjandra juga menjelaskan 4 upaya pemerintah mendeteksi dan mencegah MARS CoV, yaitu

1. Dokter kloter akan kantor kesehatan pelabuhan (KKP) debarkasi jika ada pasien suspek pneumonia, melalui sistem radiopractique.

2. Di bandara debarkasi dipasang pemindai suhu yang akan mendeteksi panas lebih dari 38 derajat celcius

3. Penyuluhan kesehatan di bandara debarkasi

4. Setiap jama’ah haji diberi Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jama’ah Haji (K3JH), sehingga bisa melaporkan dan memeriksakan diri dua minggu setelah tiba di tanah air.

Sampai saat ini virus MARS CoV menjadi monster bagi orang yang bepergian ke negeri di jazirah Arab. Virus yang lebih mematikan dibanding flu burung ini belum diketahui asal, penyebaran, maupun pengobatannya. Ditandai gejala batuk dan demam, virus ini akan membunuh dalam waktu tidak lama akibat komplikasi saluran pernafasan.

Terkait musim haji yang sudah berakhir, Tjandra mengatakan, sampai saat ini belum ada yang melaporkan adanya infeksi MARS CoV di negaranya. Satu kasus infeksi MARS CoV terbaru telah ditemukan di Qatar pada Jumat (18/10/2013).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Flu Tulang
Flu Tulang
PENYAKIT
Infeksi Usus
Infeksi Usus
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Health
7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Health
Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

Health
Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Health
4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Health
Mengapa Manusia Butuh Protein?

Mengapa Manusia Butuh Protein?

Health
Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Health
Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Health
Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Health
Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.