Kompas.com - 05/02/2014, 09:09 WIB
|
EditorAsep Candra

KOMPAS.com –Indonesia menjadi negara terbesar yang menyelenggarakan program jaminan kesehatan menyeluruh bagi warganya. Hal ini terkait jumlah penduduk, luasnya wilayah, dan perkembangan ekonomi yang terjadi di Indonesia.

“Indonesia merupakan negara pengelola jaminan terbesar di dunia. Hasil yang dicapai Indonesia sangat ditunggu dunia. Seberapa sukses kita bisa mengelola jaminan ini dan bagaimana manfaat yang dirasa masyarakat,” kata Wakil Menteri Kesehatan RI, Ali Ghufron Mukti, pada diskusi bertema JKN bersama Komite Aksi Jaminan Sosial (KAJS) di Jakarta, Selasa (4/2/2014).

Bentuk jaminan menyeluruh dengan pengelolaan terpusat yang dipilih Indonesia sangat berbeda dengan negara lain. Ali mencontohkan China yang mengandalkan jaminan kesehatan daerah (jamkesda) untuk mengelola warganya yang merupakan terpadat sedunia. Sedangkan India menyerahkan jaminan kesehatan pada pihak ketiga (swasta) melalui proses tender. India yang merupakan negara terpadat kedua di dunia baru dapat mengelola kesehatan 100 juta warganya.

Thailand memilih bentuk jaminan kesehatan seperti Indonesia beberapa waktu lalu yakni mendasarkan pada pengelola sistem dan asuransi kesehatan untuk masyarakat umum (ASKES), asuransi kesehatan untuk tenaga kerja (Jamsostek), dan pengaturan sistem. Sedangkan Amerika baru menanggung kesehatan warganya yang berkategori miskin.

Besarnya pengelolaan dapat dilihat dari jumlah peserta miskin yang masuk kategori penerima bantuan iuran (PBI) dalam JKN. Ali mengatakan, jumlah warga miskin Indonesia menurut data BPS berkisar 29-30 juta jiwa. Namun dalam Jamkesmas jumlah tersebut bertambah menjadi 76 juta jiwa.

Dalam pelaksanaan JKN, jumlah tersebut membengkak jadi 86,4 juta jiwa dengan besar iuran Rp. 19.225 per bulan. “Kita sudah mengajukan dana tambahan terkait pengelolaan warga miskin sebesar Rp. 400 milyar. Diharapkan jumlah warga miskin yang bisa ditangani meningkat 2-2,5 persen,” kata Sekertaris Jenderal Kementrian Kesehatan RI, Supriyantoro.

Hal ini juga bisa diketahui dari jumlah fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) untuk pelaksanaan JKN. Sampai Februari 2014, ada 16.458 fasilitas kesehatan tingkat pertama dan 1.750 fasilitas kesehatan lanjutan yang bekerja sama dengan BPJS.

Untuk fasilitas kesehatan tingkat pertama terdiri atas 9.133 puskesmas, 3.715 dokter umum, 620 dokter gigi praktek, 1.724 klinik pratama, 799 klinik TNI, 558 klinik Polri, dan 19 rumah sakit pratama. Sedangkan untuk fasilitas kesehatan lanjutan terdiri atas 641 rumah sakit pemerintah, 919 rumah sakit swasta, 108 rumah sakit TNI, 45 rumah sakit Polri, dan 37 klinik utama.

Meski begitu, pemenuhan fasilitas kesehatan masih terus diperlukan. Apalagi JKN mendapat sambutan positif dari masyarakat. Data BPJS menyatakan, jumlah peserta JKN per Januari 2014 mencapai 358.890 jiwa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Cara Mengatasi Overthingking

4 Cara Mengatasi Overthingking

Health
8 Cara Menghilangkan Mata Ikan secara Alami dan dengan Bantuan Obat

8 Cara Menghilangkan Mata Ikan secara Alami dan dengan Bantuan Obat

Health
Bagaimana Cara Menyusui Bayi?

Bagaimana Cara Menyusui Bayi?

Health
Manfaat Pemberian ASI Bagi Bayi dan Ibu

Manfaat Pemberian ASI Bagi Bayi dan Ibu

Health
7 Manfaat Vitamin B Kompleks untuk Kesehatan

7 Manfaat Vitamin B Kompleks untuk Kesehatan

Health
12 Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Mengatasinya

12 Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Mengatasinya

Health
Apa yang Perlu Diketahui dari Kasus Hepatitis Misterius pada Anak?

Apa yang Perlu Diketahui dari Kasus Hepatitis Misterius pada Anak?

Health
Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Health
Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Health
Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Health
Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Health
7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

Health
6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

Health
5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Health
Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.