Kompas.com - 26/05/2014, 14:04 WIB
|
EditorLusia Kus Anna


KOMPAS.com —
Banyak orang yang berpikir menatap layar komputer atau televisi terlalu lama akan merusak mata mereka. Namun sebenarnya hal itu sama sekali tidak merusak mata, tetapi hanya membuat mata lelah. Rusaknya penglihatan justru bisa diakibatkan oleh hal-hal lainnya yang mungkin tidak pernah terpikir sebelumnya.

Badan pengawas makanan dan obat Amerika Serikat (FDA) menyatakan, hal-hal yang dapat merusak mata antara lain merokok, menggunakan lensa kontak dekoratif, dan terkena paparan sinar pointer laser.

Menurut FDA, Banyak orang menggunakan lensa kontak dekoratif tanpa peresepan. Padahal bisnis lensa kontak yang dijual tanpa peresepan sebenarnya melanggar hukum sehingga penggunaannya pun menjadi ilegal.

"Anda perlu pergi ke dokter untuk dinilai kesehatan matanya dan dinyatakan cocok untuk menggunakan lensa kontak, karena kurangnya kesehatan mata akan menyebabkan kerusakan mata," saran FDA.

Selain itu, Anda juga perlu waspada dengan pointer laser karena bisa menyebabkan kerusakan mata permanen. Dan Hewett, petugas perawatan kesehatan di Center for Devices and Radiological Health FDA mengatakan, sinar laser yang mengarah secara langsung ke mata akan menyebabkan cedera yang instan.

Merokok juga merupakan ancaman bagi kesehatan penglihatan. Merokok merupakan faktor risiko utama dari penyakit yang disebut degenerasi makula yang merusak penglihatan tajam dan terpusat. Faktor risiko lainnya dari degenerasi makula adalah faktor genetik, diet, paparan sinar matahari, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi.

Penggunaan tetes mata untuk mengurangi mata merah beberapa kali setiap hari juga dapat meningkatkan risiko rusaknya penglihatan. Maka menurut FDA, penggunaannya perlu dibatasi sehari atau dua hari sekali.

FDA mengatakan, untuk menjaga penglihatan yang baik, beberapa cara yang bisa dilakukan yaitu makan banyak sayuran berwarna gelap seperti kacang merah atau brokoli. Selain itu, konsumsi wortel juga mampu menjaga kesehatan mata.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber HEALTHDAY

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.